Konten dari Pengguna

2 Tanda Baca dalam Teks Deskripsi Lengkap dengan Fungsi dan Contohnya

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Tanda Baca dalam Teks Deskripsi Sumber Unsplash/Olivie Strauss
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Tanda Baca dalam Teks Deskripsi Sumber Unsplash/Olivie Strauss

Teks deskripsi adalah salah satu jenis teks dalam bahasa Indonesia. Selain huruf kapital, terdapat tanda baca dalam teks deskripsi yang perlu diperhatikan.

Teks deskripsi merupakan jenis teks yang menggambarkan tentang sebuah objek dengan detail. Tujuannya agar pembaca seolah-olah melihat atau merasakan langsung objek tersebut.

2 Tanda Baca dalam Teks Deskripsi dengan Fungsi dan Contohnya

Ilustrasi Tanda Baca dalam Teks Deskripsi Sumber Unsplash/Lukas Blazek

Tanda baca merupakan simbol untuk mengatur intonasi dan jeda tulisan yang tepat saat dibaca. Berdasarkan buku Peningkatan Keterampilan Menyusun Teks Deskripsi, Desma Wardhani (2021:59), berikut ini adalah 2 tanda baca dalam teks deskripsi dengan fungsi dan contohnya.

1. Tanda Koma

Tanda koma (,) dipakai di antara unsur-unsur dalam suatu perincian atau pembilangan.

Contoh:

Pantai Senggigi berada di Kecamatan Batu Layar, Kabupaten Lombok Barat, Provinsi Nusa Tenggara Barat.

Tanda koma juga dapat digunakan di belakang kata penghubung antarkalimat yang terdapat pada awal kalimat.

Contoh:

Jadi, dengan demikian.

2. Tanda Titik

Tanda titik (.) digunakan untuk mengakhiri kalimat, atau menandakan kalimat telah berakhir.

Contoh:

Gedung sekolah ini terletak di tepi jalan, tetapi tidak terasa bising.

Huruf Kapital

Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama nama diri atau nama diri geografi jika kata yang mendahuluinya menggambarkan kekhasan.

Contoh:

Budaya ukiran Jepara, sarung Makasar.

Huruf kapital juga digunakan untuk huruf pertama unsur-unsur nama geografi yang diikuti nama diri geografi.

Contoh:

Selat Lombok, Teluk Benggala, Jalan Gajah Mada.

Kata Depan dan Imbuhan

Teks dekripsi juga menekankan pada penggunaan kata depan yang sesuai dengan kaidah kebahasaan dalam menulis. Terdapat perbedaan antara menulis kata depan untuk mengawali keterangan tempat dan untuk kata kerja.

Contoh:

  1. Di: Dinobatkan, dihias, dikelilingi.

  2. Dari: Rumah adat ini terbuat dari kayu.

  3. Pada: Pada zaman dahulu, teknologi tidak secanggih sekarang.

  4. Ke: Rumahnya hanya terletak sekitar 2 km ke sekolah.

Kata Umum dan Kata Khusus

Kata umum adalah kata yang luas ruang lingkupnya, dan dapat mencakup banyak hal. Sementara kata khusus adalah kata yang ruang lingkup dan cakupan maknanya lebih sempit.

Contoh:

1. Kata umum: Indah.

Kata khusus: Elok, molek, cantik, menawan, menakjubkan, memesona, manis.

2. Kata umum: Melihat.

Kata khusus: Menonton, menyaksikan, memandang, mengamati, dan memerhatikan.

Baca juga: Penggunaan Tanda Baca dan Jenis-jenisnya dalam Karya Tulis

Terdapat 2 tanda baca dalam teks deskripsi yang umum digunakan dengan fungsinya masing-masing. Tanda baca tersebut adalah titik dan koma.(DK)