3 Bentuk Kasih Sayang Nabi Muhammad Saw. kepada Umat dan Keluarganya

Penulis kumparan
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Nabi Muhammad Saw. dikenal sebagai sosok yang penyayang dan penuh cinta kasih. Hal ini terlihat dari interaksi beliau dengan keluarga, sahabat, hingga umat-umatnya. Oleh karena itulah, tak heran jika ada banyak bentuk kasih sayang Nabi Muhammad Saw. yang diriwayatkan dalam buku sejarah Islam.
Sebagai umat muslim, tentu saja sangat disarankan untuk meniru sikap kasih sayang yang dilakukan oleh Nabi Muhammad Saw. Itulah mengapa, penting bagi setiap muslim untuk mengetahui bagaimana cara Nabi Muhammad Saw. menunjukkan kasih sayang kepada sesamanya.
Bentuk Kasih Sayang Nabi Muhammad Saw.
Mengutip dari buku Sejarah Kebudayaan Islam Madrasah Ibtidaiyah Kelas III, Yusak Burhanudin dan Ahmad Fida’ (2021), berikut ini adalah beberapa bentuk kasih sayang Nabi Muhammad Saw. yang bisa ditiru oleh umat muslim.
1. Selalu Memberi Maaf
Nabi Muhammad Saw. dikenal sebagai sosok yang senantiasa memberikan maaf dan memilih belas kasihan dibanding pembalasan dendam kepada orang-orang yang sudah menyakitinya. Beliau tidak menanggapi hal tersebut dengan kemarahan dan pembalasan.
Sebaliknya, Rasulullah Saw. senantiasa mendoakan mereka yang sudah menghina dan menyakitinya. Hatinya dipenuhi dengan harapan dan belas kasihan. Hal inilah yang kemudian membuat orang-orang kafir luluh dan akhirnya memeluk agama Islam.
2. Selalu Melihat Sisi Terbaik Orang Lain
Selain itu, Nabi Muhammad Saw. juga mengajarkan umatnya melalui cinta dan kasih sayang sehingga banyak orang tertarik pada keindahan Islam.
Contohnya seperti pada kisah Umar bin Khattab yang pada awalnya merupakan musuh Nabi Muhammad. Namun. ia justru menjadi sahabat terdekat Rasulullah Saw.
Hal ini terjadi karena Rasulullah Saw. selalu memohon kepada Allah Swt. untuk melembutkan hati Umar bin Khattab. Bahkan hal ini sudah dijelaskan dalam HR. At-Tirmidzi, Ibnu Hibban, dan Imam Ahmad yang berbunyi sebagai berikut.
اللَّهُمَّ أَعِزَّ الْإِسْلَامَ بِأَحَبِّ هَذَيْنِ الرَّجُلَيْنِ إِلَيْكَ بِأَبِي جَهْلٍ أَوْ بِعُمَرَ بْنِ الْخَطَّابِ
Artinya, “Ya Allah, muliakanlah Islam dengan salah satu dari dua pria yang lebih engkau cintai: Abu Jahal atau Umar bin Khattab.”
3. Cinta terhadap Sesama
Salah satu hal yang selalu Nabi Muhammad Saw. ajarkan adalah agar umatnya senantiasa saling mencintai. Rasulullah Saw. mengajarkan pada tiap muslim untuk mencintai diri sendiri dan juga mencintai orang lain. Hal ini sudah disebutkan dalam HR. Bukhari dan Muslim yang berbunyi sebagai berikut.
لَا يُؤْمِنُ أَحَدُكُمْ حَتَّى يُحِبَّ لِأَخِيهِ مَا يُحِبُّ لِنَفْسِهِ
Artinya, “Salah seorang di antara kalian tidaklah beriman (dengan iman sempurna) hingga ia mencintai untuk saudaranya sebagaimana ia mencintai untuk dirinya sendiri.”
Baca Juga: Penjelasan Posisi Sunnah Nabi Saw terhadap Al-Quran dalam Hukum Islam
Itulah tiga bentuk kasih sayang Nabi Muhammad Saw. yang juga bisa diamalkan oleh setiap muslim. (Anne)
