3 Cara Jamur Hidup dan Sistem Reproduksinya dalam Biologi

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Bagaimana caranya jamur hidup? Soal ini merupakan tugas Biologi untuk siswa kelas 10.
Siswa akan mempelajari tentang jenis, bentuk dan struktur tubuh jamur. Selain itu juga dipelajari cara hidup, habitat, dan sistem reproduksi pada jamur.
Caranya Jamur Hidup
Jamur termasuk heterotrof, yaitu organisme yang makanannya didapat dengan cara menyerap zat organik dari tempat hidupnya. Berdasarkan buku Modul Pembelajaran Biologi SMA/MA Kelas X, Layyinatul Luyunah, Sartika Ami (2021:8), berikut adalah jawaban untuk soal bagaimana caranya jamur hidup.
1. Jamur Saproba (Pengurai)
Jamur saproba mendapatkan nutrisi dengan cara menguraikan organisme yang sudah mati atau bahan organik lainnya.
Jamur saproba mempunyai peranan sangat penting dalam ekosistem, yaitu sebagai pengurai (dekompose) sisa-sisa organisme untuk mengembalikan unsur hara ke dalam tanah.
2. Jamur Parasit
Jamur parasit menyerap nutrisi dari tubuh organisme lain yang ditumpanginya (inang). Jamur ini menyebabkan penyakit, atau bersifat patogen bagi inang yang ditumpanginya.
Contohnya yaitu jamur penyebab panu yang tumbuh di kulit, dan penyebab ketombe di kulit kepala.
3. Jamur Simbiosis Mutualisme
Jamur simbiosis mutualisme mendapatkan nutrisi dari organisme hidup lain, tetapi mampu memberikan keuntungan bagi organisme pasangan simbiosisnya.
Sistem Reproduksi pada Jamur
Terdapat 2 jenis pembagian sistem reproduksi pada jamur, antara lain.
1. Reproduksi Aseksual
Reproduksi secara aseksual atau vegetatif pada jamur bersel satu dilakukan dengan cara pembentukan tunas yang akan tumbuh menjadi individu baru. Sementara reproduksi secara vegetatif pada jamur multiseluler dilakukan dengan cara sebagai berikut.
Fragmentasi (pemutusan) hifa. Potongan hifa yang terpisah akan tumbuh menjadi jamur baru.
Pembentukan spora aseksual. Spora aseksual dapat berupa sporangiospora atau konidiospora.
2. Reproduksi Seksual
Reproduksi seksual atau generatif dimulai ketika hifa dari dua miselium melepaskan molekul sinyal seksual yang disebut feromon (pheromone).
Pada umumnya, reproduksi secara generatif merupakan reproduksi darurat yang hanya terjadi bila terjadi perubahan kondisi lingkungan.
Reproduksi secara generatif dapat menghasilkan keturunan dengan variasi genetik yang lebih tinggi dibanding dengan reproduksi secara vegetatif.
Baca juga: Fungsi Jamur Saccharomyces dalam Proses Fermentasi
Bagaimana caranya jamur hidup? Berdasarkan cara mendapatkan nutrisinya, jamur dapat dikelompokkan dalam saproba, parasit, dan simbiosis mutualisme.(DK)
