3 Contoh Guru Mengakui Suatu Perilaku Positif Secara Spesifik

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pendidikan bukan hanya mengenai transfer ilmu dari guru kepada peserta didik. Akan tetapi pendidikan juga berguna sebagai pembentukan karakter untuk peserta didik. Oleh karena itu guru wajib mengetahui contoh guru mengakui suatu perilaku positif secara spesifik.
Ketika seorang guru memberikan apresiasi kepada peserta didik yang melakukan perilaku positif akan mendorong perkembangan dan sikap peserta didik. Sehingga hal seperti ini harus sering-sering dilakukan oleh guru.
3 Contoh Guru Mengakui Suatu Perilaku Positif Secara Spesifik yang Bisa Dijadikan Referensi
Dikutip dari buku Inovasi Pendidikan dan Pembelajaran karya Eka Wahyuni dkk., (2023) memberikan apresiasi kepada peserta didik merupakan hal yang sangat dianjurkan. Terutama ketika peserta didik melakukan suatu hal yang positif.
Saat guru memberikan apresiasi kepada peserta didik atas perilaku positifnya tidak hanya meningkatkan kepercayaan diri peserta didik. Akan tetapi juga memberikan pandangan yang jelas mengenai norma-norma yang dihargai di lingkungan sekolah.
Berikut ini adalah beberapa contoh guru mengakui suatu perilaku positif secara spesifik terhadap peserta didik.
1. Memuji Ketelitian dalam Mengerjakan Tugas
Seorang siswa menyelesaikan tugas matematika dengan rapi, menunjukkan langkah-langkah penyelesaian secara terstruktur. Alih-alih mengatakan, "Kerja bagus!", guru dapat memberikan apresiasi lebih mendalam:
"Hasil pekerjaan ini sangat teliti. Setiap langkah perhitungan ditulis dengan jelas, dan penggunaan tanda sama dengan konsisten. Hal ini memudahkan untuk memahami proses penyelesaian soal."
2. Mengapresiasi Kerja Sama dalam Diskusi Kelompok
Selama sesi diskusi, beberapa siswa terlihat aktif mendengarkan pendapat teman sebelum memberikan tanggapan. Guru dapat mengomentari perilaku ini dengan kalimat:
"Kelompok ini menunjukkan kerja sama yang baik. Setiap anggota mendengarkan dengan seksama sebelum berbicara, sehingga diskusi berjalan lancar tanpa interupsi."
3. Menyoroti Usaha dan Perbaikan
Seorang siswa yang sebelumnya kesulitan dalam menulis esai akhirnya menunjukkan peningkatan setelah beberapa kali revisi. Guru dapat mengakui usaha tersebut dengan berkata:
"Draf esai kali ini jauh lebih terstruktur dibandingkan sebelumnya. Penggunaan contoh konkret dan penyusunan paragraf yang lebih rapi menunjukkan usaha serius untuk memperbaiki tulisan."
Baca juga: Contoh Rencana Tindak Lanjut Rapor Pendidikan untuk Guru SD
Itulah beberapa contoh guru mengakui suatu perilaku positif secara spesifik. Pengakuan perilaku positif tersebut akan memberikan banyak manfaat untuk peserta didik. (WWN)
