3 Contoh Paparikan Bahasa Sunda Lengkap dengan Artinya

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Sindiran adalah salah satu puisi lama yang sangat digemari masyarakat di berbagai daerah, termasuk masyarakat suku Sunda. Dalam masyarakat Sunda, puisi sindiran terbagi menjadi tiga macam, salah satunya adalah paparikan. Maka dari itu, dalam artikel berikut akan memaparkan 3 contoh paparikan bahasa Sunda lengkap dengan artinya yang bisa digunakan sebagai referensi.
Baca Juga: Perbedaan Wawangsalan dan Paparikan dalam Budaya Sunda
3 Contoh Paparikan Bahasa Sunda Lengkap dengan Artinya
Di dalam naskah Sunda Kuno Sanghyang Siksa Kandang Karesian yang di tulis pada tahun 1518 Masehi, Sisindiran merupakan bidang kawih, yaitu salah satu jenis suara (vokal) dalam kesenian Sunda.
Sisindiran adalah sejenis puisi tradisional yang terikat oleh beberapa persyaratan bentuk. Dalam masa sekarang pun bisa dikatakan bahwa sisindiran erat hubungannya dengan seni kawih. Serta dapat dibawakan dalam bermacam-macam jenis kesenian misalnya reog, calung, wayang golek. Di sini lain, sisndiran juga sering digunakan untuk bergurau.
Dikutip dari buku Seni Tutur Madihin: Ekspresi Bahasa dan Sastra Banjar oleh Abdul Salam (2018: 106), paparikan adalah bentuk pantun yang terdiri dari empat baris, meliputi sampiran (baris pertama dengan kedua) dan isi (baris ketifa dan keempat).
Kata paparkan sendiri berasal dari bahasa Jawa, parik yang artinya dekat. Maksudnya berdekatannya suara (vokal) yang ada di cangkang dan isi pada ujung setiap baris (padalisan). Ada juga paparikan yang mindoan wekas, yaitu yang samanya bukan suara vokal, melainkan kata pada ujung setiap baris (padalisan) cangkan dan isi.
Contoh Paparikan
Adapun contoh paparikan lengkap dengan artinya yakni:
Paparikan Silih Asih (Kasih Sayang)
Panas poe panyacaran.
Lain panas kahuruan.
Panas soteh panasaran.
Lain panas timburuan.
Artinya:
Terik di siang hari
Bukan panas kebakaran
Panas itu penasaran
Bukan panas cemburuan
Paparikan Piwuruk (Nasihat)
Lauk emas ngakan ganggang
Disamberan ku japati
Boga emas moal langgeng
Teu cara boga pangarti
Artinya:
Ikan mas beranak ganggang
Dimakanin burung merpati
Punya emas tidak akan abadi
Tidak seperti punya pengetahuan
Paparikan Sesabred (Lelucon)
Kaduhung kadongdong cina.
Nyiuk cai ku elekan.
Kaduhung kabina-bina.
Nyebut nyai didelekan.
Artinya:
Menyesal kedondong cina
Ngambil air pakai gembolan
Menyesal kebangetan
Manggil Nyai diledekin
Itulah 3 contoh paparikan bahasa Sunda lengkap dengan artinya. Kamu juga bisa membuat puisi yang satu ini dengan bahasamu sendiri, baik paparikan silih asih, piwuruk, atau sesabred.(MZM)
Baca juga: 5 Contoh Pupujian Bahasa Sunda tentang Ketuhanan
