3 Perbedaan Waktu di Indonesia, Wilayah dan Penyebabnya

Penulis kumparan
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Indonesia adalah negara dengan wilayah membentang yang sangat luas. Hal ini membuat perbedaan waktu di Indonesia terbagi menjadi 3 bagian.
Ada banyak orang yang tidak mengetahui apa penyebab dari Indonesia memiliki 3 waktu yang berbeda? Di sisi lain, pembagian wilayah waktu juga sering salah dan terbalik. Oleh karena itu, pembagian waktu perlu diketahui.
3 Perbedaan Waktu di Indonesia dan Wilayahnya
Pembagian waktu di Indonesia berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 41 Tahun 1987. Pembagian waktu WIB, WITA, dan WIT ditetapkan berdasarkan tolok ukur terhadap Greenwich Mean Time (GMT).
WIB (Waktu Indonesia Barat)
WIB adalah daerah sepanjang garis bujur 105° BT. Selisih waktu WIB dengan GMT adalah +7 jam. Sedangkan, perbandingan dengan WITA lebih lambat satu jam dan WIT lebih lambat 2 jam.
Wilayah dari WIB yakni:
Aceh
Kepulauan Riau
Sumatera Utara
Sumatera Barat
Kepulauan Bangka Belitung
Riau
Jambi
Sumatera Selatan
Bengkulu
Lampung
Banten
DKI Jakarta
Jawa Barat
Jawa Tengah
DI Yogyakarta
Jawa Timur
Kalimantan Barat
Kalimantan Tengah
WITA (Waktu Indonesia Tengah)
WITA didasarkan pada waktu untuk meridian 120°BT, sehingga selisih dengan GMT adalah +8 jam. WITA satu jam lebih lambat satu jam dibandingkan WIT dan satu jam lebih cepat dari WIB.
Daerah yang mencakup WITA yaitu:
Kalimantan Selatan
Kalimantan Timur
Bali
Nusa Tenggara Barat
Nusa Tenggara Timur
Sulawesi Selatan
Sulawesi Tengah
Sulawesi Tenggara
Sulawesi Barat
Gorontalo
Sulawesi Utara
WIT (Waktu Indonesia Timur)
WIT berada di daerah sepanjang bujur 135°BT dengan selisih waktu WIT dengan GMT adalah +9 jam. WIT memiliki perbedaan waktu dua jam lebih cepat dari WIB dan satu jam dari WITA.
WIT mencakup beberapa provinsi, yakni sebagai berikut:
Kepulauan Maluku
Maluku
Maluku Utara
Pulau Papua
Papua
Papua Barat
Papua Barat Daya
Papua Pegunungan
Papua Selatan
Papua Tengah.
Penyebab Perbedaan Waktu
Dikutip dari buku Xplore Geografi Jilid 1 untuk SMA/MA Kelas X oleh Dra. Sri Wiyanti, M.Pd., dkk (2017), perbedaan waktu di dunia disebabkan oleh adanya pergerakan bumi berputar pada porosnya selama 24 jam (rotasi bumi). Berarti setiap 1 jam sama dengan 15 derajat bujur.
Setiap selisih 15 derajat menyebabkan selisih perbedaan waktu satu jam. Oleh sebab itu, daerah yang berada pada sudut 15 derajat lebih timur akan melihat matahari terbit satu jam lebih dahulu dibandingkan dengan daerah lainnya.
Sistem pembagian waktu di dunia secara resmi ditetapkan pada tahun 1884 pada Konferensi Waktu Dunia Internasional di Washington DC, Amerika Serikat. Konferensi tersebut dihadiri oleh 27 negara.
Hasil dari konferensi tersebut ditentukan sistem metode standarisasi waktu yang diusulkan oleh Sir Sanford Fleming dan menjadikan lokasi titik pangkal 0 derajat bujur atau yang dikenal Prime Meridian.
Negara-negara anggota konferensi tersebut menyepakati nol derajat bujur berada pada kota Greenwich, Inggris dan membagi zona waktu menjadi 24 zona waktu relatif terhadap Prime Meridian.
Baca Juga: Penyebab Perbedaan Waktu di Indonesia: WIB, WITA, dan WIT
Itulah penjelasan singkat tentang 3 perbedaan waktu di Indonesia beserta wilayah dan penyebabnya. Semoga bermanfaat dan dapat menambah pengetahuan tentang pembagian waktu di Indonesia. (MZM)
