Konten dari Pengguna

3 Prinsip dan Syarat Memilih Pemimpin dalam Islam

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Syarat Memilih Pemimpin dalam Islam. Sumber: Pexels/Denniz Futalan
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Syarat Memilih Pemimpin dalam Islam. Sumber: Pexels/Denniz Futalan

Sebentar lagi akan dilaksanakan pemilihan umum presiden dan wakil presiden. Sebelum memutuskan pilihan, terdapat syarat memilih pemimpin dalam Islam.

Apa saja syarat memilih pemimpin dalam Islam? Ada beberapa syarat. Salah satunya adalah adanya calon pemimpin yang layak, baik dari segi akhlak hingga kompetensi.

Penjelasan Syarat Memilih Pemimpin dalam Islam

Ilustrasi Syarat Memilih Pemimpin dalam Islam. Sumber: Pexels/Andrea Piacquadio

Dikutip dari buku Integritas Pemimpin Terhadap Korupsi, Tanjung, et al (2021), secara umum pemimpin adalah seseorang yang memiliki kemampuan memimpin, artinya memiliki kemampuan untuk mempengaruhi orang lain atau kelompok tanpa mengindahkan bentuk dan alasannya.

Dalam kehidupan, memilih pemimpin adalah aspek yang sangat penting. Hal tersebut karena pemimpin memiliki peranan yang sangat besar bagi masyarakat. Seorang pemimpin dapat mempengaruhi kesejahteraan seluruh masyarakat.

Dalam Islam, memilih pemimpin hukumnya adalah wajib. Namun, wajib jika syarat-syarat tertentu telah terpenuhi. Lantas apa syarat memilih pemimpin dalam Islam?

  1. Terdapat kebutuhan untuk memiliki pemimpin yang baik untuk menjaga dunia dan agama

  2. Terdapat calon yang layak untuk menjadi pemimpin yang baik dari segi akhlak dan juga kompetensi

  3. Terdapat proses musyawarah untuk menentukan siapa yang dijadikan pemimpin

  4. Ketaatan dan kesediaan dari masyarakat untuk mengikuti pemimpin yang terpilih sesuai dengan syariat

Ketika syarat tersebut tidak dapat terpenuhi, maka memilih pemimpin hukumnya menjadi sunnah jika ada manfaatnya. Akan berubah menjadi mubah jika tidak ada manfaatnya. Kemudian dapat berubah menjadi haram jika bertentangan dengan syariat-syariat Islam.

3 Prinsip Memilih Pemimpin

Ilustrasi Syarat Memilih Pemimpin dalam Islam. Sumber: Pexels/Sora Shimazaki

Saat memilih pemimpin, umat Islam dapat berpegang teguh pada prinsip dalam Al-Quran maupun sunnah. Berikut prinsip-prinsipnya.

1. Memilih Pemimpin yang Beriman Kepada Allah dan Rasul-Rasul-Nya

Prinsip pertama yang dapat dilakukan oleh umat Islam ketika memilih pemimpin adalah, pilihlah pemimpin yang beriman kepada Allah Swt dan Rasul-Nya. Selain itu pemimpin tersebut juga harus mengamalkan ajaran-ajaran agama dengan baik.

Hal tersebut sesuai dengan firman Allah Swt dalam surat Al-Qashash ayat 26 sebagai berikut:

إِنَّ خَيْرَ مَنِ اسْتَأْجَرْتُمُ الْقَوِيُّ الْأَمِينُ

Artinya: “Sesungguhnya sebaik-baik orang yang kamu ambil sebagai pekerja ialah orang yang kuat lagi dapat dipercaya.”

2. Memilih Pemimpin yang Adil dan Bijaksana

Prinsip kedua adalah memilih pemimpin yang adil serta bijaksana saat mengurus segala urusan umatnya. Hal tersebut sesuai dengan surat Al-Baqarah ayat 124 yang berbunyi:

وَإِذِ ابْتَلَى إِبْرَاهِيمَ رَبُّهُ بِكَلِمَاتٍ فَأَتَمَّهُنَّ قَالَ إِنِّي جَاعِلُكَ لِلنَّاسِ إِمَامًا قَالَ وَمِن ذُرِّيَّتِي قال لا ينال عهدي الظالمين

Artinya: “Dan (ingatlah) ketika Tuhan mencoba Ibrahim dengan beberapa kalimat (perintah dan larangan), lalu Ibrahim menunaikannya. Tuhan berfirman: ”Sesungguhnya Aku akan menjadikanmu imam bagi seluruh manusia.” Ibrahim berkata: ”Bagaimana dengan keturunanku?” Tuhan berfirman: ”Perjanjian-Ku tidak meliputi orang-orang yang zalim.”

Surat tersebut menjelaskan bahwa syarat dari pemimpin adalah tidak boleh berperilaku zalim. Zalim adalah perilaku yang tidak adil dalam memberikan hak orang lain dan menuntut kewajiban mereka.

3. Memilih Pemimpin yang Visi, Misi, Program, dan Strateginya Sesuai dengan Syariat Islam serta Kepentingan Umum

Prinsip terakhir adalah memilih pemimpin yang memiliki visi, misi, program, hingga strateginya sesuai dengan syariat Islam. Selain itu juga harus sesuai dengan kepentingan umum. Hal itu sesuai dengan surat As-Sajdah ayat 24 sebagai berikut:

وَجَعَلْنَا مِنْهُمْ اَىِٕمَّةً يَّهْدُوْنَ بِاَمْرِنَا لَمَّا صَبَرُوْاۗ وَكَانُوْا بِاٰيٰتِنَا يُوْقِنُوْنَ

Artinya: “Dan Kami jadikan di antara mereka itu pemimpin-pemimpin yang memberi petunjuk dengan perintah Kami selama mereka sabar. Mereka meyakini ayat-ayat Kami.”

Baca juga: Alasan di Balik Pemimpin Harus Beriman dan Bermoral Baik

Demikian syarat memilih pemimpin dalam Islam. Sebelum memilih pemimpin, pahami syarat dan prinsipnya dalam Islam. Jangan lupa untuk memilih pemimpin dengan bijak. (FAR)