Konten dari Pengguna

3 Puisi Karya Amir Hamzah yang Menyentuh Hati

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Puisi Karya Amir Hamzah, Foto Pexels Jill Wellington
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Puisi Karya Amir Hamzah, Foto Pexels Jill Wellington

Dalam bahasa Indonesia, terdapat beragam karya sastra. Karya sastra digunakan oleh pengarang untuk mencurahkan isi hatinya kepada pembaca. Selain itu, karya sastra juga bisa dipakai untuk menggambarkan peristiwa yang pernah dialami atau terjadi di sekitar pengarang. Salah satu jenis karya sastra adalah puisi. Kita mengenal puisi sebagai karya sastra yang indah karena pengarang menyusunnya dengan kata-kata estetis. Kata-kata ini biasanya mengandung beragam majas untuk menambah estetika dari puisi tersebut. Di antara puisi-puisi populer di Indonesia, ada puisi karya Amir Hamzah yang dapat menyentuh hatimu. Apakah kamu penasaran? Simak 3 puisi di bawah ini.

Puisi Karya Amir Hamzah

Seperti yang sudah dipaparkan di atas, puisi adalah sebuah karya sastra yang indah. Hal ini didukung oleh pernyataan dalam buku Mengupas Puisi karya Putu Sudarma (2020:1), puisi merupakan karya sastra yang sangat indah untuk menyampaikan ungkapan perasaan dan keadaan sosial dalam kehidupan.

Contoh dari puisi indah tersebut adalah puisi yang ditulis oleh Amir Hamzah. Berikut 3 contoh puisi karya Amir Hamzah yang menyentuh hati:

Doa Poyangku

Poyangku rata meminta sama

Semoga sekali aku diberi

Memetik kecapi, kecapi firdausi

Menampar rebana, rebana swarga

Poyangku rata semua semata

Penabuh bunyian kerana suara

Suara sunyi suling keramat

Kini rebana di celah jariku

Tari tamparku membangkit rindu

Kucuba serentak genta genderang

Memuji kekasihku di mercu lagu

Aduh, kasihan hatiku sayang

Alahai hatiku tiada bahagia

Jari menari doa semata

Tapi hatiku bercabang dua.

-

Ilustrasi Puisi Karya Amir Hamzah, Foto Pexels Thought Catalog

Padamu Jua

Habis kikis

Segala cintaku hilang terbang

Pulang kembali aku padamu

Seperti dahulu

Kaulah kandil kemerlap

Pelita jendela di malam gelap

Melambai pulang perlahan

Sabar, setia selalu

Satu kekasihku

Aku manusia

Rindu rasa

Rindu rupa

Di mana engkau

Rupa tiada

Suara sayup

Hanya kata merangkai hati

Engkau cemburu

Engkau ganas

Mangsa aku dalam cakarmu

Bertukar tangkap dengan lepas

Nanar aku gila, gila sasar

Sayang berulang padamu jua

Engkau pelik menarik ingin

Serupa dara di balik tirai

Kasihmu sunyi

Menunggu seorang diri

Lalu waktu bukan giliranku

Mati hari – bukan kawanku

-

Taman Dunia

Kau masukkan aku ke dalam taman dunia kekasihku!

Kau pimpin jariku, kau tunjukkan bunga tertawa, kuntum tersenyum

Kau tundukkan huluku tegak, mencium wangi tersembunyi sepi

Kau gemalaikan di pipiku rindu daun beldu melunak lemah

Tercengang aku takjob, terdiam

Berbisik engkau:

"Taman swarga, taman swarga mutiara rupa"

Engkaupun lenyap

Termanggu aku gilakan rupa

Demikian kumpulan puisi karya Amir Hamzah. Kamu bisa membaca puisi-puisi karya beliau lainnya di buku-buku yang telah diterbitkan. (LOV)