Konten dari Pengguna

3 Zat Gizi Makanan yang Berfungsi sebagai Zat Tenaga

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi zat gizi makanan yang berfungsi sebagai zat tenaga adalah - Sumber: pixabay.com/niekverlaan
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi zat gizi makanan yang berfungsi sebagai zat tenaga adalah - Sumber: pixabay.com/niekverlaan

Zat gizi makanan yang berfungsi sebagai zat tenaga adalah berbagai zat yang mampu menghasilkan tenaga bagi manusia. Zat tenaga adalah komponen-komponen dalam makanan yang menyediakan energi yang dibutuhkan oleh tubuh untuk melakukan berbagai aktivitas, baik fisik maupun mental.

Tenaga atau energi tersebut diperlukan untuk mempertahankan fungsi-fungsi dasar tubuh. Mulai dari sistem pernapasan, sirkulasi darah, sampai dengan berbagai aktivitas sehari-hari.

Zat Gizi Makanan yang Berfungsi sebagai Zat Tenaga adalah Karbohidrat, Lemak, dan Protein

Ilustrasi zat gizi makanan yang berfungsi sebagai zat tenaga adalah - Sumber: pixabay.com/joannawielgosz

Zat gizi makanan yang berfungsi sebagai zat tenaga adalah komponen penting untuk menjaga fungsi tubuh dan mendukung aktivitas sehari-hari. Itulah sebabnya, dikatakan bahwa zat-zat tersebut sangat penting bagi tubuh.

Berdasarkan keterangan di Buku Pedoman Cegah Anak Stunting, Abdul Hamid Hakim, (2023), sangat penting untuk mengonsumsi zat gizi ini dalam proporsi yang seimbang untuk memenuhi kebutuhan energi dan kesehatan secara keseluruhan.

Beberapa zat makanan yang dapat berfungsi sebagai zat pembentuk tenaga pada tubuh manusia tersebut adalah sebagai berikut.

1. Karbohidrat

Karbohidrat adalah sumber energi utama bagi tubuh. Ketika dicerna, karbohidrat diubah menjadi glukosa, yang digunakan oleh sel-sel tubuh sebagai bahan bakar. Sekitar 45-65% dari total kalori harian sebaiknya berasal dari karbohidrat.

Jenis-jenis karbohidrat yang diperlukan tubuh antara lain:

  1. Karbohidrat Sederhana: Terdapat dalam gula, madu, dan buah-buahan. Cepat diserap oleh tubuh dan memberikan energi instan.

  2. Karbohidrat Kompleks: Terdapat dalam biji-bijian, sayuran, dan umbi-umbian. Dicerna lebih lambat, memberikan energi yang lebih bertahan lama.

2. Protein

Protein berfungsi sebagai sumber energi kedua ketika karbohidrat tidak tersedia. Selain itu, protein juga penting untuk pertumbuhan, perbaikan jaringan, dan produksi enzim serta hormon.

Protein dapat ditemukan dalam daging, ikan, telur, produk susu, kacang-kacangan, dan biji-bijian. Untuk kebutuhan harian, sekitar 10-35% dari total kalori sebaiknya berasal dari protein.

3. Lemak

Lemak adalah sumber energi yang paling padat kalori, memberikan lebih banyak energi per gram dibandingkan karbohidrat dan protein. Lemak juga penting untuk penyerapan vitamin larut lemak (A, D, E, K), melindungi organ, dan menjaga suhu tubuh. Sekitar 20-35% dari total kalori harian sebaiknya berasal dari lemak.

Jenis-jenis lemak yang penting sebagai zat makanan pembentuk tenaga adalah sebagai berikut.

  1. Lemak Jenuh: Biasanya ditemukan dalam produk hewani dan beberapa minyak kelapa. Konsumsi berlebihan dapat meningkatkan risiko penyakit jantung.

  2. Lemak Tak Jenuh: Ditemukan dalam minyak nabati, ikan, dan kacang-kacangan. Jenis ini lebih sehat dan dapat membantu menurunkan kolesterol.

Baca Juga: Makanan yang Mengandung Zat-Zat yang Diperlukan Tubuh dalam Jumlah yang Memadai

Zat gizi makanan yang berfungsi sebagai zat tenaga adalah karbohidrat, protein, dan lemak. Ketiga zat tersebut berfungsi sebagai sumber tenaga bagi tubuh, dengan masing-masing peran dan karakteristik yang berbeda. (DNR)