Konten dari Pengguna

4 Contoh Puisi Lama Singkat dengan Berbagai Tema

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Contoh puisi lama. Sumber: unsplash.com
zoom-in-whitePerbesar
Contoh puisi lama. Sumber: unsplash.com

Puisi lama merupakan salah satu jenis karya sastra yang hingga kini masih banyak berseliweran di berbagai platform media. Adapun puisi lama ini terbagi ke dalam tujuh jenis yang berbeda, yakni pantun, karmina, mantra, syair, gurindam, seloka, dan talibun. Nah, untuk Anda yang sedang mencari contoh puisi lama sebagai inspirasi, simak artikel di bawah ini sampai akhir, ya.

4 Contoh Puisi Lama yang Singkat

Contoh puisi lama. Sumber: unsplash.com

Berikut ini adalah empat contoh puisi lama singkat dengan berbagai tema yang bisa menjadi inspirasi dikutip dari buku Bestie Book Bahasa Indonesia SMP/MTs Kelas VII, VIII, & IX karya The King Eduka dan Eka (2022:83).

1. Contoh Puisi Berjudul Aku Karya Chairil Anwar

Kalau sampai waktuku

‘Ku mau tak seorang ‘kan merayu

Tidak juga kau

Tak perlu sedu sedan itu

Aku ini binatang jalang

Dari kumpulannya terbuang

Biar peluru menembus kulitku

Aku tetap meradang menerjang

Luka dan bisa kubawa berlari

Berlari

Hingga hilang pedih perih

Dan akan lebih tidak peduli

Aku mau hidup seribu tahun lagi

2. Contoh Gurindam

Kurang pikir kurang siasat

Tentu dirimu akan tersesat

Barang siapa tinggalkan sembahyang

Bagai rumah tiada bertiang

Jika suami tiada berhati lurus

Istri pun kelak menjadi kurus

Barang siapa tiada memegang agama

Sekali-kali tiada boleh dibilangkan nama

3. Contoh Seloka

Sudah bertemu kasih sayang

Duduk termangu malam siang

Hingga setampak tiada renggang

Tulang sendi habis terguncang

Nafas kambing di Padang Senja

Dibawa gerobak buntung

Sungguh indah pandangan syurga

Wahai engkau wanita berkerudung

4. Contoh Pantun

Burung merpati burung dara

Terbang menuju angkasa luas

Hati siapa takkan gembira

Karena aku telah naik kelas

Asam kandis asam gelugur

Ketiga asam si riang-riang

Menangis mayat di pintu kubur

Teringat badan tidak sembahyang

Pada dasarnya, puisi lama memang memiliki aturan dan unsur-unsur yang ketat. Jadi, dalam pembuatannya, Anda harus memperhatikan setiap unsur pada jenis-jenis puisi lama tersebut. Misalnya, pada pantun, tiap sajak yang ditulis harus berirama A-B-A-B.

Baca Juga: 4 Puisi Manja untuk Kekasih yang Romantis

Demikian informasi tentang contoh puisi lama yang bisa menginspirasi Anda. Semoga bermanfaat, ya. (Anne)