Konten dari Pengguna

4 Contoh Soal Asesmen Diagnostik Non Kognitif SMP di Awal Masuk Sekolah

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Contoh Soal Asesmen Diagnostik Non Kognitif SMP. Sumber: Pexels/Katerina Holmes
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Contoh Soal Asesmen Diagnostik Non Kognitif SMP. Sumber: Pexels/Katerina Holmes

Contoh soal asesmen diagnostik non kognitif SMP merupakan salah satu bahan referensi bagi guru yang perlu membuat soal asesmen. Pasalnya, asesmen diagnostik non kognitif adalah jenis asesmen yang perlu guru berikan kepada siswa di awal masuk sekolah.

Tujuan pemberian asesmen tersebut adalah untuk mengetahui kesiapan siswa dalam menghadapi proses pembelajaran, khususnya di tahun ajaran baru. Selain itu, asesmen tersebut dapat membantu guru untuk mengenal gaya belajar siswa.

Isi Pertanyaan dalam Asesmen Diagnostik Non Kognitif

Ilustrasi Contoh Soal Asesmen Diagnostik Non Kognitif SMP. Sumber: Pexels/Katerina Holmes

Dikutip dari buku Kumpulan Rancangan Pembelajaran yang Menyenangkan sesuai Kurikulum Merdeka, Tim Penulis Samisanov (2022: 17), pada asesmen diagnostik non kognitif, guru memberikan beberapa pertanyaan terkait kondisi sosial emosional siswa.

Selain itu, dalam buku yang sama, Tim Penulis Samisanov (2022: 17) juga menjelaskan bahwa pertanyaan tersebut dapat berupa pertanyaan seputar hobi, gaya belajar, dan harapan siswa terhadap proses pembelajaran.

Berdasarkan hal itu, dapat diketahui bahwa pertanyaan dalam soal asesmen diagnostik non kognitif bukan seputar mata pelajaran, melainkan cenderung merujuk pada pertanyaan seputar perspektif siswa.

4 Contoh Soal Asesmen Diagnostik Non Kognitif SMP

Ilustrasi Contoh Soal Asesmen Diagnostik Non Kognitif SMP. Sumber: Pexels/Gustavo Fring

Ada berbagai contoh soal asesmen diagnostik non kognitif SMP yang dapat menjadi referensi bagi guru yang perlu membuat soal di awal masuk sekolah. Berikut di antaranya.

  1. Apa yang dapat membuat siswa merasa nyaman saat belajar di kelas?

  2. Apakah siswa memiliki jadwal belajar di rumah atau di tempat les, selain di sekolah? Siswa dapat diminta untuk menjelaskan jawabannya, baik itu alasan memiliki jadwal belajar selain di sekolah maupun alasan tidak memilikinya.

  3. Bagaimana hubungan siswa dengan orang tua di rumah?

  4. Apakah siswa memiliki motivasi untuk terus belajar? Siswa dapat diminta untuk menjelaskan jawabannya, baik itu alasan memiliki motivasi maupun alasan tidak memiliki motivasi.

Baca juga: Contoh Asesmen Awal Pembelajaran beserta Tujuannya

Berdasarkan contoh soal asesmen diagnostik non kognitif SMP, guru dapat memberikan pertanyaan guna mengetahui hal-hal yang memengaruhi proses belajar siswa. Jawaban siswa itu nantinya dapat membantu guru merancang cara pembelajaran yang tepat. (AA)