Konten dari Pengguna

4 Contoh Tindakan Pengendalian Sosial Preventif di Lingkungan Masyarakat

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Pengendalian Sosial. Sumber: Pexels.com/mentatdgt
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Pengendalian Sosial. Sumber: Pexels.com/mentatdgt

Pengendalian sosial preventif merupakan salah satu cara yang banyak diterapkan masyarakat sebagai tindak pencegahan tindakan penyimpangan sosial di lingkungan. Bagi Anda yang ingin mempelajari lebih lanjut mengenai pengertian dan contoh tindakan pengendalian sosial preventif, mari kita simak ulasannya dalam artikel berikut.

Pengertian dan Contoh Pengendalian Sosial Preventif

Dalam lingkungan masyarakat, penyimpangan sosial menjadi salah satu hal yang perlu dikendalikan dan dicegah sebaik mungkin. Salah satu cara mengendalikan dan mencegah adanya penyimpangan sosial yang mungkin terjadi di masyarakat adalah dengan menerapkan pengendalian sosial.

Pengendalian sosial merupakan cara yang dilakukan dengan tujuan mengajak dan mencegah terjadinya penyimpangan sosial di lingkungan masyarakat. M. Noor Syaid (2020: 15) dalam buku berjudul Penyimpangan Sosial dan Pencegahannya menjelaskan bahwa pengendalian sosial merupakan suatu proses yang direncanakan atau tidak direncanakan yang sifatnya mendidik, mengajak, membimbing, tau bahkan memaksa setiap anggota masyarakat untuk menaati nilai-nilai dan norma-norma yang berlaku dalam masyarakat. Pengendalian sosial memiliki beberapa tujuan, antara lain:

  1. Nilai-nilai dan norma-norma yang ada di dalam masyarakat dapat dilaksanakan oleh seluruh anggota masyarakat.

  2. Menjaga kestabilan, keserasian, dan ketertiban yang ada di dalam masyarakat.

  3. Pengendalian sosial juga dapat menyebabkan perubahan-perubahan yang bermanfaat bagi masyarakat.

Pada buku tersebut juga dijelaskan bahwa pengendalian sosial dapat dilakukan dengan berbagai cara, upaya pengendalian sosial dapat dikelompokkan berdasarkan sifat, cara pelaksanaan, teknik, dan bentuknya. Dilihat dari sifatnya, pengendalian dapat dilakukan dengan dua cara yaitu preventif dan represif.

Pengendalian sosial preventif merupakan usaha-usaha pencegahan terhadap gangguan atau pelanggaran terhadap norma-norma yang ada di dalam masyarakat. Pengendalian ini dilakukan sebelum terjadinya pelanggaran dan mencegah supaya tidak terjadi pelanggaran. Pembahasan pengendalian sosial preventif juga dipaparkan dalam buku berjudul Pengantar Ringkas Sosiologi: Pemahaman Fakta dan Gejala Permasalahan Sosial Teori, Aplikasi, dan Pemecahannya yang disusun oleh Elly M. Setiadi.

Ilustrasi Masyarakat. Sumber: Pexels.com/Colin Lloyd

Setiadi (2020: 115) menjelaskan bahwa sifat pengendalian preventif adalah segala bentuk pengendalian sosial yang berupa pencegahan atas perilaku menyimpang (deviation) agar dalam kehidupan sosial tetap kondusif (konformis). Ada beberapa contoh tindakan pengendalian sosial yang dilakukan oleh berbagai kalangan masyarakat, antara lain:

  1. Orang tua yang melarang anaknya bergaul dengan teman-teman yang suka berjudi dan bergaul bebas.

  2. Guru yang menasehati murid-muridnya untuk taat aturan sekolah.

  3. Adanya penyuluhan tentang bahaya penyalahgunaan narkoba yang dilakukan oleh pihak pemerintahan setempat.

  4. Orang tua mengajarkan pendidikan agama dan moral kepada anak.

Pengertian dan contoh tindakan pengendalian sosial preventif dapat Anda ketahui untuk memperluas pengetahuan umum yang bermanfaat bagi Anda. (AA)