4 Hambatan dalam Perdagangan Internasional dan Contohnya

Penulis kumparan
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Dalam memenuhi kebutuhan, sebuah negara biasa melakukan perdagangan internasional. Meskipun banyak keuntungan yang didapatkan, ternyata perdagangan ini tidak selalu mulus. Pasalnya, terdapat beberapa hambatan dalam perdagangan internasional.
Maka dari itu, apa saja hambatan yang ada dalam perdagangan internasional menjadi hal yang perlu diketahui para pengusaha. Sehingga, saat melakukannya, maka dapat meminimalisir kejadian yang tidak diinginkan.
Hambatan dalam Perdagangan Internasional dan Contohnya
Dikutip dari buku Perdagangan Internasional oleh Heri Setiawan dan Sari Lestari Zainal Ridho (2011: 1), perdagangan internasional adalah perdagangan yang dilakukan oleh penduduk suatu negara dengan penduduk negara lain atas dasar kesepakatan bersama.
Penduduk yang dimaksud dapat berupa antar perseorangan (individu dengan individu), antara individu dengan pemerintah suatu negara atau pemerintah suatu negara dengan pemerintah negara lain.
Terjadinya perdagangan internasional memiliki beberapa manfaat, di antaranya adalah:
1. Meningkatkan hubungan persahabatan antar negara
Perdagangan antar negara dapat mewujudkan hubungan persahabatan. Jika hubungan ini terjalin dengan baik, ia dapat meningkatkan hubungan persahabatan antar negara-negara tersebut.
2. Kebutuhan setiap negara dapat tercukupi
Dengan perdagangan internasional, suatu negara yang masuk kekurangan dalam memproduksi suatu barang dapat dipenuhi dengan mengimpor barang dari negara yang mempunyai kelebihan hasil produksi.
Di sisi lain, negara yang mempunyai kelebihan hasil produksi barang dapat mengekspor barang tersebut ke negara yang kekurangan.
3. Mendorong kegiatan produksi barang secara maksimal
Salah satu tujuan suatu negara perdagangan internasional adalah memperluas pasar di luar negeri. Jika pasar luar negeri semakin luas, maka produksi dalam negara terdorong semakin meningkat.
4. Mendorong kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi
Perdagangan antar negara memungkinkan suatu negara untuk mempelajari teknik produksi yang lebih efisien. Perdagangan luar negeri memungkinkan negara tersebut mengimpor mesin-mesin atau alat-alat modern untuk melaksanakan teknik produksi dan cara produksi yang lebih baik.
5. Setiap negara dapat mengadakan spesialisasi produksi
Perdagangan internasional dapat mendorong setiap negara sumber daya alam, tenaga kerja modal dan keahlian secara maksimal. Suatu negara yang memiliki produk unggulan, dapat bersaing dengan produk dari luar negeri.
6. Memperluas lapangan kerja
Jika pasar luar negeri semakin meluas, maka barang atau jasa yang dihasilkan juga semakin bertambah. Peningkatan hasil produksi meningkatkan kebutuhan tenaga kerja bagi perusahaan sehingga membuka kesempatan kerja baru dan mengurangi pengangguran.
Sedangkan, beberapa hambatan dari kegiatan perdagangan internasional yakni:
1. Kebijakan Ekonomi dan Politik
Kebijakan ekonomi politik internasional menjadi salah satu hambatan terbesar dalam perdagangan internasional. Secara umum, setiap negara melindungi produknya agar tidak kalah dengan produk negara lain.
Contohnya adalah negara menetapkan tarif impor dapat membuat importir kesulitan untuk menjual produknya ke luar negeri.
2. Perbedaan Nilai Mata Uang
Setiap negara memiliki mata uang yang berbeda. Dampaknya adalah beberapa produk hanya ingin dibayar dengan mata uang negaranya.
Misalnya saja Indonesia menjual kelapa sawit ke Cina. Namun Indonesia hanya ingin dibayar dengan Rupiah. Padahal, mata uang negara Cina adalah Yuan sehingga terjadi perbedaan nilai mata uang.
3. Transaksi yang Kompleks
Pada saat melakukan perdagangan internasional, negara yang menerima barang dapat mengalami kesulitan, baik dalam pembayaran atau penerimaan barang.
Misalnya saja sebuah negara menginginkan pembayaran secara tunai. Padahal, negara yang menerima memiliki risiko dan kesulitan. Inilah yang membuat proses perdagangan internasional terhambat.
4. Konflik Besar di Suatu Negara
Adanya konflik yang besar pada sebuah negara, baik kerusuhan etnis, peperangan, hingga kudeta pemerintahan membuat perdagangan internasional terhambat yang disebabkan oleh risiko keamanan yang tidak terjamin.
Misalnya saja peperangan antara Rusia-Ukraina membuat Indonesia kesulitan untuk mengirimkan barang.
Baca Juga: 4 Persamaan Faktor Pendorong Perdagangan Internasional
Itulah 4 contoh hambatan peradangan internasional yang banyak terjadi di sebuah negara. Semoga penjelasan di atas bermanfaat dan dapat membantu agar barang yang dijual dapat berjalan dengan baik.(MZM)
