Konten dari Pengguna

4 Perbedaan Haji Reguler, Haji Plus, dan Haji Furoda yang Perlu Diketahui Muslim

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Perbedaan Haji Reguler, Haji Plus, dan Haji Furoda. Sumber: Unsplash/Mseesquare Shahiq
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Perbedaan Haji Reguler, Haji Plus, dan Haji Furoda. Sumber: Unsplash/Mseesquare Shahiq

Perbedaan haji reguler, haji plus, dan haji furoda merupakan pengetahuan penting bagi umat muslim di Indonesia yang hendak menunaikan ibadah haji. Haji adalah bagian dari lima rukun Islam sehingga umat muslim yang mampu wajib melaksanakannya.

Haji reguler, haji plus, atau haji furoda sebenarnya sama-sama merupakan ibadah haji. Secara urutan ibadah, ketiganya tentu melaksanakan rukun haji. Perbedaan di antara tiga jenis haji tersebut mencakup urusan teknis dan/atau administrasi, bukan syariat.

4 Perbedaan Haji Reguler, Haji Plus, dan Haji Furoda yang Perlu Diketahui oleh Umat Muslim

Ilustrasi Perbedaan Haji Reguler, Haji Plus, dan Haji Furoda. Sumber: Unsplash/tasnim umar

Haji merupakan ibadah yang berlangsung di Mekkah. Hal itu membuat masyarakat muslim di seluruh dunia perlu datang ke Mekkah sesuai dengan waktu haji, yaitu bulan Zulhijah dalam kalender Hijriah.

Indonesia sebagai negara yang memiliki banyak penduduk beragama Islam membuatnya perlu menata sistem keberangkatan haji sedemikian rupa. Sistem tersebut kemudian menghasilkan tiga jenis haji, yakni haji reguler, haji plus, dan haji furoda.

Tiga jenis haji tersebut anya mencakup urusan teknis dan/atau administrasi sehingga tidak mengganggu, menambah, atau mengurangi rukun haji yang ada dalam syariat Islam. Walaupun demikian, tiga jenis tersebut memiliki sejumlah perbedaan.

Berikut ini adalah empat contoh aspek yang menjadi perbedaan haji reguler, haji plus, dan haji furoda.

1. Konsep

Dikutip dari buku Ekosistem Haji, Jumali (2022: 83), jemaah haji reguler adalah jemaah haji yang menjalankan ibadah haji yang diselenggarakan oleh menteri. Konsep tersebut berbeda dengan haji plus dan haji furoda.

Maksud dari haji plus dan haji furoda, yaitu:

  • Haji plus merupakan ibadah haji yang diselenggarakan oleh biro perjalanan haji swasta dengan menggunakan kuota pemerintah.

  • Haji furoda merupakan ibadah haji resmi nonkuota yang diterbitkan oleh pemerintah Arab Saudi.

2. Biaya

Haji reguler, plus, dan furoda juga memiliki perbedaan dalam segi biaya. Kisaran biaya ketiga jenis sistem haji tersebut, antara lain:

  • Haji reguler = Rp50.000.000 – Rp61.000.000

  • Haji plus = Rp120.000.000 – Rp130.000.000

  • Haji furoda = Rp270.000.000 – Rp420.000.000

3. Fasilitas

Jemaah haji mendapatkan fasilitas yang berbeda sesuai dengan jenis program hajinya. Beberapa contoh, yaitu:

  • Haji reguler menerima layanan standar yang disediakan oleh pemerintah.

  • Haji plus menerima layanan lebih, misalnya penginapan yang lebih dekat ke Masjidil Haram.

  • Haji furoda menerima layanan yang lebih lagi, misalnya penginapan di hotel bintang lima dan/atau transportasi yang nyaman

4. Masa Tunggu

Tiga jenis haji yang terdapat di Indonesia juga memiliki masa tunggu atau antrean yang berbeda, yaitu:

  • Masa tunggu haji reguler dapat mencapai belasan atau puluhan tahun.

  • Masa tunggu haji plus sekitar 5 – 9 tahun.

  • Haji furoda tidak memiliki masa tunggu sehingga jemaah dapat langsung berangkat setelah mendaftar.

Baca juga: Apa Itu Badal Haji? Ini Faktanya yang Perlu Diketahui Umat Muslim

Terlepas dari berbagai perbedaan haji reguler, haji plus, dan haji furoda, setiap muslim yang mampu secara fisik, mental, dan finansial mempunyai hak untuk berhaji. Hak tersebut berkaitan dengan konteks ibadah haji yang merupakan rukun Islam. (AA)