4 Sifat Utsman bin Affan sebagai Inspirasi bagi Umat Muslim

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Utsman bin Affan adalah khalifah ketiga setelah Abu Bakar Ash Shiddiq dan Umar bin Khattab. Beliau dikenal sebagai sosok yang rendah hati, jujur, dan cerdas. Sifat-sifat Utsman bin Affan yang mulia ini patut dijadikan contoh teladan bagi umat Muslim. Berikut ini kita akan menyimak 4 sifat Utsman bin Affan sebagai inspirasi keteladanan bagi umat Muslim.
4 Sifat Teladan Utsman bin Affan sebagai Inspirasi umat Muslim
Berikut ini adalah empat sifat teladan Utsman bin Affan sebagai inspirasi umat Muslim yang dirangkum dari buku Akidah Akhlak oleh Drs. H. Masan AF, M.P.d (2016: 150-153).
Dermawan
Utsman bin Affan adalah sosok yang dikenal sangat dermawan. Ada sebuah kisah, ketika Rasulullah merencanakan mengganti mata air untuk kepentingan umat di Madinah, ia menyumbangkan hartanya sebesar 20.000 dirham untuk keperluan penggalian mata air tersebut. Begitu pula ketika Rasulullah membutuhkan sebidang tanah untuk keperluan pembangunan Masjid Nabawi, Utsman segera menyumbangkan hartanya.
Keberanian
Utsman bin Affan sebagai seorang khalifah terkenal akan keberaniannya. Pada masa pemerintahannya, banyak terjadi pemberontakan. Khalifah Utsman tidak gentar menghadapi pemberontakan tersebut.
Khalifah Utsman juga tidak gentar menghadapi pasukan Romawi di Afrika Utara yang berkekuatan 120.000 dengan peralatan perang yang lengkap.
Kesederhanaan
Meski tergolong sebagai orang yang kaya, Khalifah Utsman bin Affan tidak hidup berfoya-foya. Perilaku hidupnya sangat sederhana baik dalam berpakaian, tempat tinggal, dan makanan.
Diceritakan oleh Syuhrabil bin Muslimin, bahwa, "Biasanya Utsman memberi makan mewah seperti yang biasa dihidangkan oleh kaum penguasa, tetapi di rumahnya ia biasa memakan roti dengan cuka atau dengan minyak."
Keteguhan Akidah
Setelah mendengar Utsman bin Affan masuk Islam, pamannya yang bernama Al-Hakam bin Abil Ash sangat marah. Ia mencambuk Utsman berkali-kali agar kembali pada agama nenek moyangnya. Namun Utsman menjawab "Demi Allah aku tidak mengganti keyakinanku, aku tidak akan meninggalkan agama yang diajarkan Rasulullah, apa pun yang terjadi pada diriku."
Ketika pamannya mengetahui keteguhan akidah yang dimiliki Utsman dan tidak mungkin untuk memaksanya kembali pada kepercayaan nenek moyang, maka akhirnya Al-Hakam melepaskan Utsman bin Affan.
Itulah empat sifat Utsman bin Affan yang patut diteladani umat Muslim. Semoga kisah-kisah Utsman bin Affan tersebut dapat dijadikan inspirasi umat Muslim untuk memperbanyak ibadah dan memperbaiki diri. (IND)
