Konten dari Pengguna

4 Syarat Imunisasi Polio bagi Anak dan Jadwal 2024

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Syarat Imunisasi Polio. Sumber Unsplash/CDC
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Syarat Imunisasi Polio. Sumber Unsplash/CDC

Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan telah memulai Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Polio 2024. Syarat imunisasi polio diharapkan dapat disosialisasikan dengan baik ke masyarakat.

Dikutip dari buku Pengantar Ilmu Kesehatan Anak untuk Pendidikan Kebidanan, Aziz Alimul (2008:56), tujuan imunisasi polio untuk mencegah penyakit peliontyelitis yang dapat menyebabkan kelumpuhan pada anak. Kandungan vaksin ini adalah virus yang dilemahkan.

4 Syarat Imunisasi Polio yang Perlu Diketahui

Ilustrasi Syarat Imunisasi Polio Sumber Unsplash/CDC

Sejumlah persyaratan wajib dipenuhi oleh orang tua yang ingin mengikuti program imunisasi polio bagi anaknya. Berikut adalah 4 syarat imunisasi polio yang perlu diketahui.

  1. Usia anak 0 hingga 7 tahun 11 bulan 29 hari.

  2. Anak yang divaksin harus dalam kondisi sehat.

  3. Membawa fotokopi Kartu Keluarga (KK).

  4. Membawa buku Kartu Indonesia Anak (KIA).

Jadwal Imunisasi Polio dan Lokasinya

Ilustrasi Syarat Imunisasi Polio. Sumber Unsplash/CDC

Jadwal imunisasi polio putaran pertama telah berlangsung mulai tanggal 23-29 Juli 2024. Selanjutnya, putaran kedua akan dilaksanakan pada tanggal 6-12 Agustus 2024.

Kegiatan imunisasi polio akan serentak diadakan oleh tim medis, bidan dan kader posyandu. Lokasi pelaksanaannya antara lain di puskesmas, posyandu, PAUD, TK dan SD atau MI yang ada di lingkungan masyarakat.

2 Jenis Vaksin Polio dan Efek Sampingnya

Ilustrasi Syarat Imunisasi Polio. Sumber Unsplash/CDC

Berdasarkan buku Lindungi Diri dengan Imunisasi, Mahendra Sampurna (2022:8), 2 jenis vaksin polio dan efek sampingnya adalah sebagai berikut.

1. Vaksin Polio Oral

Vaksin Polio Oral (OPV) adalah vaksin yang diberikan secara oral (melalui mulut). Anak akan diberikan 1 dosis (dua tetes) sebanyak 4 kali (dosis) pemberian.

Interval setiap dosis minimal 4 minggu. Apabila terjadi efek samping muntah dalam kurun ulang waktu 30 menit, maka segera diberi dosis ulang.

2. Vaksin Inactive Polio

Vaksin Inactive Polio (IPV) disuntikkan secara intra muskular atau subkutan dalam, dengan dosis pemberian 0,5 ml. Diberikan pada anak sejak usia 2 bulan, dengan 3 suntikan berturut-turut. Satu kali suntikan vaksin polio akan diberikan dosis 0,5 ml. Imunisasi diberikan pada interval satu atau dua bulan.

Reaksi lokal pada tempat penyuntikan berupa nyeri, kemerahan, indurasi, dan bengkak bisa terjadi dalam waktu 4 jam setelah penyuntikan. Efek samping ini bisa bertahan selama satu atau dua hari.

Baca juga: Alasan Mengapa Pemberian Vaksin Termasuk Imunisasi Aktif Buatan

Syarat imunisasi polio terdiri dari usia, kondisi anak, dan administrasi. Untuk persyaratan administrasi, orang tua diminta menyiapkan dokumen fotokopi KK dan buku KIA.(DK)