4 Syarat Sah Mandi Wajib dan Tata Caranya dalam Islam

Penulis kumparan
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Dalam Islam, mandi wajib memiliki dua jenis persyaratan, yaitu syarat sah dan syarat wajib. Syarat wajib dan syarat sah mandi wajib merupakan hal-hal yang perlu diketahui, agar dapat melaksanakan ibadah kembali.
Syarat wajib adalah hal-hal yang menyebabkan seseorang diharuskan untuk melakukan mandi wajib. Adapun syarat sah adalah hal-hal yang menyebabkan mandi wajib yang dilakukan dinilai sah, sehingga tidak perlu diulang lagi.
4 Syarat Sah Mandi Wajib bagi Umat Muslim
Mandi wajib dilakukan untuk menghilangkan hadas besar seperti keluar air mani, mimpi basah, haid, atau nifas. Dikutip dari buku Ritual Bersuci Rasulullah Saw, Isnan Ansory (2024:53), 4 syarat sah mandi wajib adalah sebagai berikut.
1. Darah Haid atau Nifas
Berhentinya darah haid dan nifas termasuk syarat dari sahnya mandi wajib. Umat Islam diwajibkan mengulangi mandi wajibnya kembali, apabila ternyata masih terdapat darah haid atau nifas.
2. Air Mutlak
Mandi wajib menggunakan media air untuk menghilangkan hadas besar. Syarat air yang digunakan adalah air yang suci dan dapat mensucikan, serta dalam kadar yang cukup untuk membasuh seluruh bagian tubuh.
Sebutan untuk air yang suci mensucikan dikenal dengan istilah air mutlak, yaitu air yang bersumber dari langit ataupun curahan air tanah. Terdapat tujuh sumber air mutlak, yaitu air hujan, air laut, air sungai, air mata air, air sumur, air embun dan air es.
3. Ratanya Air
Syarat sah sekaligus rukun mandi wajib adalah meratakan air yang membasuh ke atas seluruh tubuh. Hal ini berbeda dengan ritual berwudu untuk mengangkat hadas kecil yang hanya mensyaratkan sebagian tubuh saja.
4. Penghalang Kulit
Salah satu syarat sah mandi wajib adalah teralirinya air suci mensucikan ke seluruh permukaan tubuh. Dengan demikian, hal ini juga mensyaratkan tidak adanya sesuatu yang dapat menghalangi aliran air tersebut.
Penghalang kulit dari air antara lain cat atau lilin yang menempel di kulit, atau benda-benda lain yang dapat dilepaskan dari kulit.
Tata Cara Mandi Wajib
Tata cara mandi wajib seperti yang dicontohkan Rasulullah saw adalah sebagai berikut.
Mencuci kedua tangan.
Menumpahkan air dari tangan kanan ke tangan kiri.
Mencuci kemaluan.
Berwudu seperti wudu orang salat.
Mengambil air, lalu memasukan jari-jari tangan ke sela-sela rambut.
Apabila telah yakin semua kulit kepalanya telah basah, kemudian siram kepala sebanyak 3 kali.
Kemudian bersihkan seluruh tubuh dengan air.
Diakhiri dengan mencuci kedua kaki.
Baca juga: Doa Mandi Wajib setelah Keluar Air Mani dalam Islam
Terdapat 4 syarat sah mandi wajib dalam Islam. Syarat tersebut yaitu berhentinya darah haid dan nifas, serta menggunakan air mutlak merata ke seluruh tubuh tanpa adanya penghalang.(DK)
