Konten dari Pengguna

4 Upaya yang Dapat Dilakukan untuk Mengurangi Krisis Air Bersih

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 3 menit

google
Tambah ke Prefensi Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi upaya dalam mengurangi krisis air bersih. Foto: Unsplash/Alexandre Lecocq
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi upaya dalam mengurangi krisis air bersih. Foto: Unsplash/Alexandre Lecocq

Air bersih merupakan salah satu unsur vital bagi kehidupan setiap makhluk hidup. Ketersediaan air harus selalu dijaga. Namun yang menjadi pertanyaan, upaya apa yang dapat dilakukan untuk mengurangi krisis air bersih?

Terbatasnya persediaan air bersih di bumi harus menjadi perhatian khusus umat manusia. Hal ini supaya tidak terjadi krisis air bersih berkepanjangan di masa mendatang.

Penyebab Kelangkaan Air Bersih

Ilustrasi penyebab kelangkaan air bersih. Foto: Unsplash/Jeff Ackley

Dikutip dari A Completed WRC-Funded Project has Successfully Identified the Important Link Between Social Water Scarcity and Water Use, Water Research Commission (WRC) (2014), kelangkaan air bersih merupakan kondisi di mana masyarakat memiliki akses yang tidak memadai dari sisi kualitas dan kuantitas untuk memenuhi kebutuhan dasar mereka.

Beberapa penyebab terjadinya krisi air bersih di antaranya adalah:

Polusi Air

Polusi tak terjadi pada udara saja, namun juga air. Polusi air adalah pencemaran air yang diakibatkan oleh pestisida atau pupuk yang hanyut. Penyebabnya adalah karena peningkatan aktivitas industri dan pertanian yang menghasilkan limbah.

Apabila kondisi ini terus-menerus terjadi, maka dapat memperparah dalam mencari air bersih yang layak dikonsumsi.

Over Populasi

Makin besarnya populasi manusia membuat kebutuhan air semakin meningkat. Dampaknya perbandingan antara air bersih tidak sebanding dengan banyaknya masyarakat.

Ditambah lagi dengan banyaknya pertumbuhan industri untuk memenuhi kebutuhan manusia menjadikan kosistem air bersih semakin menyempit.

Kekeringan

Kekeringan merupakan akibat dari musim kemarau yang panjang. Ditambah dengan efek pemanasan global membuat bumi semakin panas sehingga mendapatkan air bersih makin sulit.

Upaya untuk Mengurangi Krisis Air Bersih

Ilustrasi upaya dalam mengurangi krisis air bersih. Foto: Unsplash/Keagan Henman

Adapun 4 upaya yang dapat digunakan untuk mengurangi krisis air bersih yakni:

1. Penggunaan Air secara Bijak

Langkah yang dapat dilakukan untuk mengatasi krisis air bersih adalah dengan menggunakan air secara bijak dan tidak melakukan pemborosan.

Caranya pun sangat sederhana, yakni menutup keran air jika tidak digunakan atau menghabiskan air minum yang masih layak dikonsumsi.

2. Tidak Membuang Sampah di Aliran Air

Sampah adalah salah satu hal yang membuat air tercemar. Maka dari itu, tidak membuang sampah di aliran air dapat mengurangi polusi air.

Di samping itu, tidak membuat sampah dan limbah rumah tangga ke sungai dapat membantu dalam mengatasi permasalah yang satu ini.

3. Membuat Tempat Penampungan Air Hujan

Kelangkaan air bersih di musim kemarau yang panjang dapat ditanggulangi dengan membuat tempat penampung air hujan. Air tersebut dapat digunakan untuk kebutuhan sehari-hari dan dikonsumsi meskipun tidak sampai mengatasi permasalahan ini.

4. Menjaga Lingkungan

Air bersih berasal dari lingkungan yang bersih nan asri. Akar pohon berfungsi sebagai penyimpan cadangan air bersih. Semakin banyak pohon yang ada, semakin besar pula cadangan air yang tersedia.

Sehingga, jika melakukan penebangan pohon, harus diimbangi dengan penanaman kembali atau reboisasi agar lingkungan terus terjaga.

Baca Juga: 3 Upaya Mengurangi Krisis Air Bersih di Indonesia

Itulah 4 upaya yang dapat dilakukan untuk mengurangi krisis air. Dengan begitu, air bersih selalu tersedia dan dapat dimanfaatkan setiap waktu serta meminimalisasi terjadinya krisis air di suatu daerah.(MZM)