4 Upaya yang Dilakukan untuk Mengangkat Jenis Produk Pangan Sagu

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Apa saja upaya yang dilakukan untuk mengangkat jenis produk pangan sagu agar bisa diterima dan dikonsumsi oleh masyarakat? Sagu adalah salah satu sumber karbohidrat yang baik bagi kesehatan. Sagu juga bisa dijadikan sebagai alternatif untuk menggantikan beras.
Selama ini, mayoritas orang Indonesia ketergantungan pada beras atau nasi. Padahal, masih ada banyak bahan pangan kaya akan karbohidrat lain yang bisa dipilih, misalnya saja sagu.
Apa Saja Upaya yang Dilakukan untuk Mengangkat Jenis Produk Pangan Sagu?
Dikutip dari Teknologi Pengolahan Sagu, Asriani dan Herdhiansyah (2021:3-4), tanaman sagu (Metroxylon rumphii) merupakan salah satu sumber pangan penduduk Indonesia, terutama oleh masyarakat di Indonesia Timur.
Sagu mengandung karbohidrat tinggi, sehingga cocok dijadikan sebagai makanan pokok. Kandungan gizi dalam 100 gram sagu kering di antaranya adalah sebagai berikut.
Kalori: 355 kal
Karbohidrat: 94 gram
Proein: 0,2 gram
Serat: 10 miligram
Besi: 1,2 miligram
Meskipun kandungan gizi dalam sagu tidak kalah dari beras, namun sagu kurang populer. Apa saja upaya yang dilakukan untuk mengangkat jenis produk pangan sagu agar bisa diterima dan dikonsumsi oleh masyarakat?
Berikut adalah beberapa upaya yang bisa dilakukan.
Mengenalkan sagu sebagai bahan pangan alternatif kepada masyarakat.
Mengedukasi masyarakat tentang nilai gizi sagu yang sangat baik.
Membuat olahan berupa makanan dan minuman yang lezat dari bahan sagu.
Membuat sagu menjadi bahan pangan kemasan (siap pakai).
Manfaat Sagu bagi Kesehatan
Sama seperti bahan pangan lainnya, sagu juga memiliki banyak manfaat bagi kesehatan. Berikut adalah penjelasannya.
1. Penambah Energi
Sagu mengandung karbohidrat dalam jumlah yang banyak. Hal ini membuat sagu sangat baik dikonsumsi untuk menambah energi. Terutama bagi orang-orang yang butuh banyak energi untuk bekerja atau berolahraga.
2. Melancarkan Sistem Pencernaan
Terdapat kandungan serat dalam sagu. Meskipun hanya sedikit, serat bermanfaat untuk memperlancar sistem pencernaan. Sagu juga meningkatkan produksi enzim pencernaan dan memberikan efek menenangkan serta mendinginkan perut.
3. Mengurangi Risiko Penyakit Jantung
Sagu bisa membantu menstabilkan kadar kolesterol dan trigliserida dalam darah. Jika mengonsumsi sagu secara rutin, risiko terkena penyakit jantung bisa dikurangi.
Baca juga: 4 Syarat Makanan Dijadikan Makanan Pokok dan Contohnya
Apa saja upaya yang dilakukan untuk mengangkat jenis produk pangan sagu agar bisa diterima dan dikonsumsi oleh masyarakat? Salah satunya adalah dengan mengedukasi masyarakat mengenai kandungan gizi dan manfaat sagu bagi kesehatan. (KRIS)
