Konten dari Pengguna

5 Adab Ziarah Kubur Sesuai Ajaran Islam

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ziarah kubur. Sumber: id.pinterest.com
zoom-in-whitePerbesar
Ziarah kubur. Sumber: id.pinterest.com

Ziarah kubur adalah salah satu tradisi yang sering dilakukan oleh umat Islam, khususnya pada saat menjelang Ramadhan dan hari raya Idul Fitri. Agama Islam telah mengajarkan tentang adab ziarah kubur yang perlu diperhatikan oleh setiap umat Islam.

Adab ini menjadi pedoman agar tidak ada orang yang bersikap seenaknya ketika berada di kuburan. Meski kuburan adalah tempat bagi orang-orang yang sudah meninggal, namun kita tetap harus menghormatinya. Oleh karena itu, kita harus bersikap sebagaimana adab yang diajarkan oleh Islam.

Dalam HR Ibnu Wajah dijelaskan bahwa Rasulullah pernah bersabda, “(Dulu) aku melarang kalian ziarah kubur, maka (sekarang) berziarahlah kalian ke kuburan, sesungguhnya ziarah kubur membuat kalian zuhud di dunia dan mengingatkan kalian pada akhirat.”

5 Adab Ziarah Kubur Sesuai Ajaran Islam

Menurut Ibnu Taimiyah dalam buku Adab dan Kaifiat Ziarah Kubur dalam Islam (1993), terdapat beberapa adab ziarah kubur yang perlu diketahui umat Islam antara lain sebagai berikut.

1. Berwudhu Sebelum Ziarah

Sebelum datang untuk ziarah kubur, sangat dianjurkan untuk berwudhu terlebih dahulu. Jika tidak sempat wudhu di rumah, maka Anda bisa wudhu di mushola terdekat atau fasilitas wudhu di sekitar area pemakanan.

2. Mengucapkan Salam

Rasulullah senantiasa mengajarkan kita untuk mengucapkan salam ketika masuk ke pemakaman. Adapun salam yang diucapkan yaitu.

Assalamu’alaikum ahlad-diyaar minal mu’miniina wal muslimiin. Yarhamullaahul mustawdimiina minnaa wal musta’khiriin. Wa inna insyaa allaahu bikum la-laahiquun. Wa as alullaaha lanaa walakumul ‘aafiyah

3. Menghadap Kiblat

Ketika mendoakan mayit di kuburan, Rasulullah menganjurkan agar kita menghadap ke arah kiblat sembari mengirim bacaan tasbih, tahmid, takbir, dan dzikir.

4. Tidak Bicara Kasar

Imam An-Nawawi menjelaskan bahwa tidak diperbolehkan untuk berbicara hal yang tidak baik saat di dalam kuburan. Alangkah lebih baik untuk berbicara hal-hal baik dan juga mendoakan mayit.

5. Mendoakan Mayit

Saat ziarah kubur, kita diperbolehkan untuk mendoakan mayit supaya diterima amal ibadahnya dan senantiasa diberi keselamatan. Selain itu, surat-suratan pendek juga bisa dibacakan saat ziarah kubur.

Demikian adab ziarah kubur sesuai ajaran Islam yang perlu diketahui. Semoga bermanfaat. (AS)