Konten dari Pengguna

5 Alasan Ilmiah Kenapa Sapi Menangis saat Mau Kurban

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

ยทwaktu baca 2 menit

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Alasan Kenapa Sapi Menangis Saat Mau Kurban   Foto:Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Alasan Kenapa Sapi Menangis Saat Mau Kurban Foto:Unsplash

Dalam hitungan hari, kita akan menyambut datangnya Hari Raya Idul Adha dengan melakukan pemotongan hewan kurban. Selama ini kita banyak mendengar tentang hewan ternak yang terlihat mengeluarkan air mata di detik-detik penyembelihan. Berikut adalah 5 alasan ilmiah kenapa sapi menangis saat mau kurban.

Sama halnya dengan mahluk hidup lain, tentu seekor sapi juga memiliki perasaan. Selama ini banyak yang mengaitkan tangisan seekor sapi sebagai wujud kesedihan karena umurnya sudah tidak lama lagi. Seperti dikutip dari buku Sebening Mata Hati, Asfa Davy Bya (2008:21),

"Air mata ternyata milik kita semua, tanpa memandang pria, wanita, anak kecil, atau orang dewasa. Air mata juga merupakan terjemahan kebahagiaan, keharuan, dan kepasrahan. Seekor sapi misalnya, kerap menangis ketika dirinya akan disembelih untuk kurban".

5 Alasan Kenapa Sapi Menangis Saat Mau Kurban

Alasan Ilmiah Kenapa Sapi Menangis Saat Mau Kurban Foto:Unsplash

Lantas benarkah tangisan sapi berkaitan dengan kesedihan? Berikut adalah 5 alasan ilmiah kenapa sapi menangis saat mau kurban,

  • Hewan ternak juga nemiliki kelenjar air mata.

Sama halnya dengan manusia, mamalia berkaki empat seperti sapi, kambing, dan unta, diketahui juga memiliki kelenjar air mata (kelenjar lakrimal). Kelenjar lakrimal yang berada di bagian atas kelopak mata, akan melakukan proses lakrimasi (memproduksi air mata) untuk melembabkan bola mata.

  • Fungsi kelenjar lakrimal pada hewan.

Air mata hewan mengandung air, protein, dan lendir yang dibutuhkan untuk kesehatan bola mata. Air mata yang dihasilkan kelenjar lakrimal berfungsi untuk melindungi permukaan mata, menjaga kestabilan air mata, proses penyembuhan, dan mencegah iritasi.

  • Kelenjar lakrimal cukup aktif pada beberapa hewan.

Sapi dan unta termasuk hewan dengan kelenjar lakrimal aktif. Unta membutuhkan banyak cairan untuk melindungi mata dari cuaca panas, sedangkan pada sapi disebabkan oleh banyaknya kadar protein pada air mata. Sehingga menyebabkan kelenjar lakrimal aktif dalam memproduksi air mata.

  • Saat sapi terlihat menangis.

Air mata pada hewan akan secara otomatis keluar jika ada indikasi terjadinya iritasi, infeksi atau inflamasi pada mata. Sapi mudah terkena partikel asing disebabkan oleh lingkungannya yang bersentuhan dengan debu, tanah, dan kotoran. Di saat air mata keluar untuk membersihkan partikel tersebut, sapi terlihat seperti menangis.

  • Hewan bukan mahluk emosional, dan tangisan mereka bukan sebagai ekspresi emosional.

Hanya manusia yang memproduksi air mata untuk alasan emosional, pada sapi, air mata hanya indikasi iritasi atau penyakit. Naluri sapi sebagai hewan predator yang memiliki insting untuk bertahan hidup, tidak akan membuatnya mudah menunjukkan emosinya.

Demikian 5 alasan ilmiah kenapa sapi menangis saat mau kurban, yang diharapkan dapat menambah wawasan.(DK)