5 Cara agar CVT Awet dan Performa Mesinnya Tetap Optimal

Penulis kumparan
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

CVT menjadi bagian dari mesin mobil yang harus dirawat dengan baik. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui cara agar CVT awet.
Hal ini penting agar mesin mobil bisa memiliki umur yang lebih panjang. Apalagi hal ini sangat berpengaruh terhadap performa mesin.
Tata Cara agar CVT Awet yang Harus Dilakukan
Mengutip dari buku Servis Transmisi Otomatis (CVT) Sepeda Motor, Sena Mahendra, Fahmy Fatra, dan Toni Setiawan (2023:4), CVT (Continously Variable Transmission) merupakan transmisi otomatis yang menggunakan V-belt atau sabuk untuk memperoleh perbandingan gigi yang bervariasi.
Berikut ini adalah tata cara agar CVT awet untuk mobil dan mesin bisa berfungsi dengan optimal.
1. Rutin Mengganti Oli Transmisi CVT
Oli transmisi CVT berperan penting dalam menjaga kinerja dan umur panjang transmisi. Jadi, pastikan untuk memeriksanya dengan rutin agar bisa mengetahui level dan kondisi oli transmisi.
Umumnya, disarankan untuk mengganti oli CVT tiap 40.000 hingga 50.000 km. Akan tetapi, setiap model bisa berbeda-beda.
2. Hindari Beban Berat pada Kendaraan
Beban yang berlebihan bisa meningkatkan tekanan pada sistem CVT, sehingga akan memperluas keausan komponen dalam transmisi. Oleh karena itu, sebisa mungkin, hindari memuat kendaraan melebihi kapasitas yang disarankan pabrikan, sebab hal ini bisa mengurangi umur panjang CVT.
3. Jaga Suhu Optimal pada Transmisi
Pada dasarnya, transmisi CVT sangat sensitif terhadap panas berlebih karena dapat membuat oli CVT kehilangan viskositas, sehingga akan mengganggu kinerja transmisi. Jika sering berkendara dalam kondisi macet atau jalan menanjak, perhatikan suhu transmisi dan pastikan sistem pendingin berfungsi dengan baik.
4. Lakukan Pemeriksaan Berkala
Selanjutnya, lakukan pemeriksaan secara berkala di bengkel resmi untuk memantau kondisi CVT. Nantinya, teknisi yang berpengalaman akan memeriksa komponen CVT secara menyeluruh dan bisa mendeteksi jika ada masalah sejak dini.
5. Gunakan Mode Berkendara yang Sesuai
Beberapa mobil dengan CVT mempunyai mode berkendara yang berbeda-beda, seperti mode eco atau sport. Jadi, pastikan untuk memilih mode berkendara yang sesuai dengan kondisi jalan.
Misalnya, saat di jalan menanjak, pilihlah mode yang mendukung akselerasi lebih kuat. Penggunaan mode yang tepat ini bisa mengurangi tekanan pada sistem CVT.
Baca Juga: 4 Cara agar Roller Awet dan Motor Matic Tetap Bagus
Demikian lima tata cara agar CVT awet dan performa mesinnya bisa tetap optimal. Terapkan kelima cara di atas untuk miliki umur mesin yang lebih panjang. (Anne)
