5 Contoh Tanaman Hidroponik Media Air, Bisa Dibudidayakan

Penulis kumparan
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Contoh tanaman hidroponik media air yang mudah dibudidayakan antara lain selada, kangkung, bayam, sawi, hingga tanaman herbal seperti seledri. Tanaman-tanaman ini cocok karena memiliki perakaran yang tidak terlalu kompleks dan dapat tumbuh optimal hanya dengan larutan nutrisi yang terlarut dalam air.
Daftar isi
Daftar isi

Daftar isi
Macam-Macam Contoh Tanaman Hidroponik Media Air yang Bisa Dibudidayakan
Berdasarkan buku Teknologi Produksi Tanaman Sayuran, Erina Riak Asie, (2023), tanaman hidroponik menggunakan media air bisa dibudidayakan dengan menempatkan akarnya langsung dalam larutan nutrisi tanpa tanah. Tanaman menyerap air dan nutrisi dari larutan tersebut, sehingga pertumbuhannya lebih cepat.
Beberapa contoh tanaman hidroponik media air yang bisa dibudidayakan dengan mudah adalah:
Selada: Selada cocok untuk hidroponik karena akar relatif dangkal dan dapat langsung menyerap nutrisi dari larutan air.
Kangkung: Kangkung cepat beradaptasi dengan sistem hidroponik air dan dapat panen dalam waktu singkat.
Bayam: Bayam memiliki daun yang kaya nutrisi dan mudah tumbuh di air. Perawatannya pun sederhana.
Sawi: Sawi bisa bertahan di media air karena pertumbuhan akarnya sederhana. Cocok untuk sistem NFT (Nutrient Film Technique) atau rakit apung.
Seledri: Seledri mudah tumbuh di air karena akarnya tidak terlalu dalam.
Nutrisi Terbaik untuk Pertumbuhan Tanaman Hidroponik Media Air
Nutrisi terbaik untuk tanaman hidroponik media air adalah larutan yang mengandung unsur hara penting. Mulai dari nitrogen (N), fosfor (P), kalium (K), kalsium, magnesium, hingga unsur mikro seperti besi, mangan, dan seng. Nutrisi ini tersedia dalam bentuk larutan siap pakai atau pupuk yang bisa dilarutkan dalam air.
Tips Merawat Tanaman Hidroponik di Media Air agar Cepat Panen
Salah satu keunggulan tanaman hidroponik adalah pertumbuhannya yang cepat. Jadi, bisa panen dengan jumlah yang banyak. Supaya bisa cepat panen, ada beberapa langkah yang perlu dilakukan, seperti:
Periksa kualitas larutan nutrisi secara rutin. Pastikan konsentrasi nutrisi dan pH tetap seimbang.
Ganti atau tambahkan larutan nutrisi secara berkala. Dilakukan agar tanaman selalu mendapat nutrisi segar.
Perhatikan pencahayaan. Pastikan tanaman mendapatkan cahaya yang cukup, baik alami maupun dari lampu grow light.
Atur jarak. Tujuan pembuatan jarak antara tanaman adalah agar akar tidak saling bertumpuk dan daun mendapat sirkulasi udara yang baik.
Pantau pertumbuhan akar dan daun. Segera buang tanaman yang sakit atau layu untuk mencegah penyebaran penyakit.
Bersihkan wadah. Lakukan minimal seminggu sekali untuk menghindari pertumbuhan alga atau bakteri.
Dukung sirkulasi air dan nutrisi. Gunakan pompa atau sistem aliran yang merata agar akar bisa menyerap nutrisi secara optimal.
Baca Juga: Tanaman Hidroponik Diletakkan di Tempat yang Bagaimana? Ini Tempat Idealnya
Kesimpulan
Berbagai contoh tanaman hidroponik media air yang mudah dibudidayakan antara lain selada, kangkung, bayam, sawi, dan seledri. Perawatannya lebih mudah dengan pertumbuhan lebih cepat dibandingkan menanam di media tanah. Perakaran tanaman-tanaman tersebut sederhana dan dapat menyerap nutrisi langsung dari air. (DNR)
