10 Fakta Unik Dunia yang Bikin Banyak Orang Takjub

Berita Terkini
Penulis kumparan
Konten dari Pengguna
31 Mei 2022 18:12 WIB
·
waktu baca 4 menit
comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Ilustrasi Fakta Unik Dunia. Sumber: Pexels.com/Andrea Piacquadio
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Fakta Unik Dunia. Sumber: Pexels.com/Andrea Piacquadio
ADVERTISEMENT
Dunia ini dipenuhi dengan berbagai fakta unik yang mengejutkan. Ada yang berkaitan dengan fenomena alam, temuan-temuan, sejarah, dan lain sebagainya.
ADVERTISEMENT
Di dunia ini juga ada banyak sekali negara yang dihuni oleh jutaan populasi manusia. Kenampakan alamnya juga beragam, mulai dari flora, fauna, dan lain-lain.
Tahukah kamu bahwa Gurun Sahara yang terkenal panas ternyata ada salju di sana? Yuk, simak 10 fakta unik dunia yang bikin banyak orang takjub di sini!

10 Fakta Unik Dunia Bikin Takjub!

Ilustrasi berseluncur salju. Foto: Dmytro Vietrov/Shutterstock
Membaca di waktu senggang yang terbatas memang memiliki sensasi tersendiri. Oleh sebab itu, Berita Terkini hadir menyajikan informasi menarik tentang fakta unik dunia yang bisa bantu kamu isi waktu senggang dengan bacaan yang seru. Yuk, langsung saja kita lanjut ke intinya!

1. Ada Salju di Gurun Sahara

Bila mendengar kata gurun tentu terbayang suasana panas nan terik, bukan? Faktanya, salah satu gurun ternama di dunia sempat memiliki salju.
ADVERTISEMENT
Gurun itu adalah Gurun Sahara. Gurun yang memiliki rata-rata suhu 38 – 40 derajat celsius ini mengalami kejadian langka, yaitu bersalju. Dilansir dari thetravelintern.com, diketahui bahwa Gurun Sahara pernah diselimuti salju putih pada tahun 2018.
Namun, salju tersebut hanya bertahan selama satu hari sebelum akhirnya mencair karena terik matahari. Sebenarnya, kejadian tersebut bukanlah kali pertama Sahara memiliki salju. Pada tahun 1979, Gurun Sahara juga pernah mengalami badai salju yang berlangsung selama setengah jam.

2. China Hanya Memiliki Satu Zona Waktu

Kita tentu tahu bahwa negara Indonesia memiliki tiga zona waktu, yakni WIB, WITA, dan WIT. Pasalnya, pembagian waktu di Indonesia disebabkan oleh letak geografisnya, yaitu 95 – 141 bujur timur. Hal inilah yang membuat Indonesia mempunyai 3 zona waktu.
ADVERTISEMENT
Namun, tahukah kamu kalau negara yang luas seperti China hanya memiliki satu zona waktu? Kenapa bisa begitu, ya?
Hal ini berkaitan dengan sejarah di China. Sejarah mengatakan bahwa sebelum terbentuknya Republik Rakyat China, China memiliki lima zona waktu. Namun, pada tahun 1271, Kubilai Khan mendirikan imperium di ibu kota Peking yang kini disebut Beijing.
Pada masa itu, Beijing merupakan pusat komersial, politik, budaya, serta semua standar di China. Oleh sebab itulah, waktu di Beijing dianggap sebagai waktu yang relevan dengan aktivitas di sana sejak tahun 1949.
Ilustrasi Fakta Unik di Dunia. Sumber: Pexels.com/Tatiana Syrikova

3. Hawaii Adalah Tempat Terbaik untuk Melihat Pelangi

Dilansir dari bestlifeonline.com, diketahui bahwa tempat terbaik untuk melihat pelangi adalah di Hawaii. Anda tentu pernah melihat pelangi selepas hujan bukan?
Kemunculan pelangi di wilayah perkotaan saja sudah indah, apalagi di wilayah yang memang reliefnya indah seperti Hawaii.
ADVERTISEMENT
Sebuah studi yang diterbitkan oleh American Meteorological Society pada tahun 2021 menjelaskan bahwa pegunungan di daerah tersebut menghasilkan gradien tajam dalam awan dan curah hujan. Hal itulah yang menjadi kunci penampakan pelangi yang melimpah dan indah.

4. Sudan Selatan, Negara Termuda di Dunia

Tahukah Anda bahwa Sudan Selatan adalah negara termuda di dunia? Negara ini memperoleh kemerdekaannya pada tahun 2011. Demikian, Sudan Selatan menjadi negara termuda di dunia.

5. Sebuah Desa di Belanda Hanya Memiliki Kanal

Anda tentu pernah mendengar bahwa Venice merupakan kota yang dapat dikelilingi dengan menggunakan perahu. Namun, di Belanda juga punya desa asri nan unik, lho!
Desa tersebut bernama Giethoorn. Desa ini tidak memiliki jalan lebar melainkan hanya jalan setapak dengan kanal sepanjang 6 kilometer.
Desa tanpa jalan tersebut memiliki pemandangan khas dengan pondok pedesaan serta pohon-pohon tinggi. Kalau mau ke Belanda, sepertinya desa ini cocok dijadikan destinasi, ya?
ADVERTISEMENT

6. Hembusan angin tercepat di bumi melanda Pulau Barrow

Pada tahun 1996, sebuah siklon tropis bernama Olivia melanda pulau bernama Pulau Barrow. Anginnya begitu kuat sehingga diakui sebagai hembusan angin tercepat di bumi dengan kecepatan mencapai 371.758 km/jam. Ini memecahkan rekor sebelumnya yang terjadi di New Hampshire pada tahun 1934.

7. Sudan memiliki jumlah piramida terbanyak di dunia

Bukan Mesir, Sudan justru terdaftar sebagai negara dengan jumlah piramida terbanyak di dunia. Jumlahnya mencapai 255 bangunan yang tersebar di berbagai wilayah.
Menurut sejarah, piramida tersebut dibangun oleh anggota kerajaan Kush, sebuah peradaban kuno yang memerintah daerah di sepanjang sungai Nil.
Ilustrasi pelangi. Foto: bogdan ionescu/Shutterstock

8. Ada pelangi air di Cano Cristales

Fenomena pelangi air dapat Anda saksikan di Caño Cristales yang dikenal dengan sebutan "Sungai Lima Warna". Terletak di Taman Alam Nasional Serranía de la Macarena Kolombia, sungai ini menawarkan banyak warna pelangi di airnya yang bening seperti kristal.
ADVERTISEMENT
Menurut peneliti, kombinasi warna tersebut berasal dari rumput liar yang disebut Macarenia clavigera. Jika ingin melihatnya, Anda bisa berkunjung di bulan Mei-November karena rumput sungai bermekaran dalam berbagai warna.

8. Lagu paus membantu memetakan dasar lautan

Paus Fin jantan menyanyikan lagu dengan keras untuk menarik pasangan betina. Menurut Scientific American, suara tersebut sangatlah berisik karena dapat didengar hingga jarak 1.000 kilometer.
Faktanya, nyanyian paus Fin dapat digunakan untuk menguraikan dasar laut secara sonik. Ini karena suara yang dihasilkan dapat mencapai kedalaman 2,5 Km di bawah air dan memantul kembali dengan pengukuran yang sangat tepat.

10. Bunga bisa berubah warna

Perubahan warna yang dimaksud di sini tidak semerta-merta mengubah warna mawar merah menjadi hijau. Namun, peningkatan radiasi UV yang disebabkan oleh kerusakan lapisan ozon dapat menyebabkan bunga berubah warna.
ADVERTISEMENT
Tapi manusia tidak bisa melihatnya dengan mata telanjang. Dijelaskan dalam situs Vedantu, radiasi UV yang meningkat ini juga dapat meningkatkan pigmentasi UV bunga dan menyebabkan kerusakan serbuk sari.
(AA)