Konten dari Pengguna

5 Ibadah di Bulan Dzulhijjah yang Dianjurkan Rasulullah

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Ibadah di Bulan Dzulhijjah, sumber: unsplash/SidBalachandran
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Ibadah di Bulan Dzulhijjah, sumber: unsplash/SidBalachandran

Ada banyak ibadah di bulan Dzulhijjah yang bisa dilakukan. Hal ini perlu diketahui oleh umat Muslim untuk mendapatkan keberkahan yang lebih besar di bulan tersebut.

Seperti yang diketahui, Dzulhijjah adalah salah satu bulan yang dimuliakan dalam agama Islam. Bulan yang penuh keberkahan ini identik amalan haji dan umroh. Lalu, apa saja ibadah yang sangat dianjurkan untuk dilakukan di bulan Dzulhijjah?

Ragam Ibadah di Bulan Dzulhijjah

Ilustrasi Ibadah di Bulan Dzulhijjah, sumber: unsplash/PedroBariak

Mengutip buku Fiqih Sunnah 3 oleh Sayyid Sabiq (2017: 43), seluruh bulan Dzulhijjah adalah bulan-bulan haji. Selain haji, berikut adalah ragam ibadah di bulan Dzulhijjah yang dianjurkan Rasulullah:

1. Puasa Arafah

Puasa Arafah dilakukan saat memasuki hari ke-9 bulan Dzulhijjah. Puasa ini sangat dianjurkan oleh umat Muslim karena ibadah mempunyai banyak keutamaan. Rasulullah SAW bersabda,

"Puasa Arafah (9Dzulhijjah) dapat menghapuskan dosa setahun yang lalu dan setahun akan datang. Puasa Asyura (10 Muharram) akan menghapuskan dosa setahun yang lalu." (HR Muslim).

2. Puasa Dzulhijjah

Selain puasa Arafah, puasa Dzulhijjah juga sangat dianjurkan untuk dilakukan umat Islam. Puasa ini bisa dikerjakan mulai tanggal satu Dzulhijjah hingga sebelum Idul Adha. Hal ini mengacu pada hadist berikut:

"Rasulullah SAW biasa berpuasa pada sembilan hari di awal bulan Dzulhijjah, pada hari Asyura (10 Muharram), dan tiga hari di setiap bulan," (HR. Abu Dawud)

3. Qurban

Bagi umat Muslim yang dalam kondisi mampu, dianjurkan untuk menjalankan ibadah kurban. Menjalankan kurban termasuk salah satu bentuk ketaatan pada perintah Allah SWT.

4. Sholat Idul Adha

Hari Raya Idul Adha yang dirayakan oleh umat Muslim jatuh pada bulan Dzulhijjah. Oleh karena itu, pada bulan ini disunnahkan menjalankan sholat Idul Adha. Perintah sholat Idul Adha mengacu pada hadist berikut:

“Rasulullah SAW pernah keluar pada Hari Raya Idul Adha atau Idul Fitri, lalu beliau mengerjakan sholat Id dua rakaat, namun beliau tidak mengerjakan sholat qabliyah maupun ba’diyah.” (HR. Bukhari dan Muslim).

5. Berdzikir

Berdzikir juga termasuk salah satu amalan yang sangat dianjurkan di bulan Dzulhijjah. Meskipun bisa dilakukan di bulan-bulan lainnya, namun keutamaan dzikir di bulan Dzulhijjah sangat besar.

Oleh karena itu, amalan ini sangat sayang jika dilewatkan. Adapun kalimat dzikir yang bisa diamalkan yakni seperti takbir, tasbih, istighfar, bersholawat, dan lain-lain.

Baca juga: 3 Keutamaan Puasa Tarwiyah dan Arafah sebagai Amalan Bulan Dzulhijjah

Ibadah di bulan Dzulhijjah yang disebutkan di atas bisa dilakukan untuk mendapatkan keberkahan yang melimpah di bulan tersebut. Tentunya, menjalankan ibadah-ibadah sunnah di bulan Dzulhijjah harus diiringi dengan niat yang ikhlas semata-mata hanya untuk Allah SWT. (DLA)