5 Manfaat dari Sifat Malu dalam Kehidupan Sosial Manusia

Penulis kumparan
ยทwaktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Orang yang memiliki sifat pemalu sering dianggap sebagai individu yang tertutup dan susah bergaul. Padahal, ternyata sifat malu tersebut memiliki beberapa manfaat bagi kehidupan sosial seseorang.
Dalam ajaran agama Islam, rasa malu dianggap sebagai bagian dari iman, karena dapat mendorong seseorang untuk melakukan lebih banyak kebaikan dan mencegahnya dari kemaksiatan. Coba jelaskan manfaat dari sifat malu tersebut!
Baca Juga: Kata-kata Cinta Motivasi untuk Kamu yang Malu-malu Bilang Cinta
Pengertian dari Sifat Malu
Untuk bisa menjawab pertanyaan jelaskan manfaat dari sifat malu bagi kehidupan manusia, tentunya Anda perlu paham lebih dulu apa yang dimaksud dengan malu. Secara umum, malu didefinisikan sebagai rasa atau perasaan segan ketika melakukan berbagai aktivitas atau tindakan yang tidak biasa ia lakukan.
Sifat malu ada yang merupakan sifat bawaan dan ada juga yang merupakan bentuk dari hasil latihan dalam jangka waktu cukup lama. Untuk menumbuhkan rasa malu diperlukan adanya usaha, niat, ilmu serta pembiasaan.
Mengutip dari buku Risalah Indah untuk Muslimah, Sarah Zakiyah, 2020, dalam agama Islam, malu diartikan sebagai perasaan untuk mencegah perilaku hina atau kurang sopan. Dengan adanya rasa malu, orang tersebut bisa menahan dirinya dari perbuatan jelek, kotor, tercela, dan hina.
Manfaat Sifat Malu dalam Kehidupan
Adanya sifat malu dalam diri dan kepribadian seseorang ternyata dapat membawa beragam manfaat dan hikmah. Manfaat sifat malu bagi kehidupan sosial manusia antara lain adalah:
Mencegah dari perbuatan yang kurang baik, tercela atau hina. Memiliki sifat malu artinya orang tersebut akan merasa malu dan hina bila dirinya melakukan perbuatan yang tidak baik.
Mendorong melakukan perbuatan baik. Masih berhubungan dengan poin pertama, sifat malu akan secara otomatis mengajarkan seseorang untuk terus bersikap dan melakukan berbagai perbuatan baik.
Mencegah timbulnya sikap impulsif. Impulsif adalah perilaku yang membuat seseorang selalu mengikuti apa yang dilakukan orang lain. Biasanya sikap ini berujung pada cara berpikir yang terburu-buru dan tidak matang. Rasa malu ternyata dapat menghentikan seseorang dari sikap impulsif.
Membantu untuk menetapkan keputusan dengan lebih bijak. Menjadi seseorang yang pemalu artinya orang tersebut akan selalu mencari poin positif dari suatu hal sebelum bertindak. Orang pemalu akan menggunakan waktu dengan baik untuk berpikir sebelum membuat keputusan yang bijak dan lebih terkendali.
Menjadikan kita menjadi orang yang baik bagi diri sendiri, maupun orang lain. Banyak yang mengira orang pemalu tidak akan punya teman dan mengalami kesulitan dalam hidup sosialnya, padahal orang pemalu justu akan mudah berteman dan menjadi paling setia, mereka juga adalah tipe orang yang tidak akan menyakiti dan mengecewakan teman-temannya.
Itulah tadi beberapa hal yang dapat dijadikan jawaban atas pertanyaan jelaskan manfaat dari sifat malu dalam kehidupan sosial manusia. Jadi, menjadi pemalu tidak apa-apa, kok. (DNR)
