5 Perkembangan Model dalam Teori Atom pada Pelajaran Kimia

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pernahkah membayangkan suatu materi dibagi terus sampai tidak bisa dibagi lagi? Demokritus (460-370SM) dalam bahasa Yunani menyebutnya sebagai atomos. Konsep tersebut dimodelkan oleh banyak ahli, lalu muncul beberapa teori atom yang terkenal. Berikut kami sebutkan 5 perkembangan model atom yang diambil dari buku Kimia 1 untuk Kelas X SMA/MA (2009) yang ditulis oleh Poppy K. Devi dan kawan-kawan.
1. Model Atom Dalton
John Dalton pada tahun 1808 mengungkapkan:
Semua materi memilki bagian terkecil yang disebut atom.
Atom tidak bisa dibagi-bagi menjadi lebih kecil lagi.
Atom-atom dalam satu unsur sama semua tapi berbeda dengan atom unsur lain.
Dalam proses pembentukan senyawa terjadi ikatan antar penyusun senyawa tersebut.
Atom-atom bergabung dengan dengan perbandingan sederhana.
Kelebihan:
Mampu menjelaskan Hukum Kekekalan Massa dan Hukum Perbandingan Tetap.
Kelemahan:
Tidak dapat menjelaskan mengapa 2 atom hidrogen harus bergabung dengan satu atom oksigen pada pembentukan air.
2. Model Atom Thomson
Sir J.J. Thompson pada tahun 1897 menyatakan:
Atom berbentuk bola dengan muatan positif tapi pada bagian tertentu ada elektron dengan muatan negatif.
Jumlah muatan positif dan negatif adalah sama.
Kelebihan:
Menggunakan model menyerupai roti kismis.
Kelemahan:
Bertentangan dengan percobaan Geiger dan Marsden.
Baca juga: Teori Atom Modern dan Perkembangannya
3. Model Atom Rutherford
Ernest Rutherford pada tahun 1911 mengungkapkan bahwa:
Massa atom terpusat pada inti atom.
Elektron mengelilingi ini pada orbitnya.
Ukuran atom 10 pangkat minus 8 cm dan inti atom 10 pangkat minus 13 cm.
Kelebihan:
Sesuai dengan percobaan Geiger dan Masden.
Kelemahan:
Belum dapat menjelaskan mengapa elektron tidak jatuh ke inti atom.
4. Model Atom Bohr
Niels Bohr pada tahun 1913 menyatakan bahwa:
Elektron mengelilingi inti atom pada tingkat energi tertentu yang disebut elektron.
Elektron dapat berpindah dari satu tingkat energi yang satu ke tingkat energi yang lain dengan melepas atau menyerap energi.
Kelebihan:
Sesuai dengan eksperimen Balmer, Lyman, Paschen dan Brackett.
Kelemahan:
Bertentangan dengan azas ketidakpastian Heisenberg.
5. Model Atom Modern
Ini merupakan hasil kerjasama Rutherford dan Bohr pada tahun 1927, yaitu:
Elektron bergerak mengelilingi inti pada orbitnya.
Orbital menggambarkan daerah kemungkinan ditemukannya atom.
Model atom mekanika kuantum ini digunakan hingga sekarang.
Perkembangan ilmu kimia merupakan hasil perenungan, lalu menjadi konsep, kemudian dikembangkan dalam bentuk teori dan diuji menggunakan model, contohnya model atom. Butuh waktu berabad-abad untuk melakukan percobaan dan akan terus berlanjut. (LUS)
