Konten dari Pengguna

6 Alasan Gas Alam Awalnya Tidak Dimanfaatkan sebagai Sumber Energi

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

ยทwaktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi alasan gas alam awalnya tidak dimanfaatkan sebagai sumber energi adalah - Sumber: pixabay.com/jpenrose
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi alasan gas alam awalnya tidak dimanfaatkan sebagai sumber energi adalah - Sumber: pixabay.com/jpenrose

Alasan gas alam awalnya tidak dimanfaatkan sebagai sumber energi adalah berkaitan dengan berbagai sarana dan infrastruktur di masa lalu. Dulu, gas alam tidak bisa dijadikan sumber energi karena banyak orang merasa pengolahannya cukup sulit untuk dilakukan.

Sampai akhirnya, kemajuan teknologi menjadikan gas alam sebagai salah satu sumber energi dalam kehidupan. Gas alam dimanfaatkan untuk berbagai keperluan, termasuk pembangkit listrik, industri, transportasi, dan bahan baku untuk produksi bahan kimia.

Alasan Gas Alam Awalnya Tidak Dimanfaatkan sebagai Sumber Energi adalah Banyak Faktor

Ilustrasi alasan gas alam awalnya tidak dimanfaatkan sebagai sumber energi adalah - Sumber: pixabay.com/pexels

Gas alam adalah campuran gas alami yang terdiri dari berbagai hidrokarbon, terutama metana (CH4). Tetapi juga mengandung sejumlah kecil etana, propana, butana, serta senyawa-senyawa lainnya.

Berdasarkan buku Bongkar Pola Soal UNBK SMA/MA IPA 2020, 2019, gas alam bisa ditemukan di bawah permukaan bumi, terperangkap di dalam formasi batuan reservoir. Dulu, pengunaan gas alam masih sangat jarang terjadi dengan berbagai alasan.

Beberapa alasan gas alam awalnya tidak dimanfaatkan sebagai sumber energi adalah:

1. Kurangnya Infrastruktur dan Teknologi

Pada awalnya, teknologi dan infrastruktur untuk mengekstraksi, mengangkut, dan menggunakan gas alam belum sepenuhnya dikembangkan. Kurangnya teknologi yang efisien membuat penggunaan gas alam menjadi tidak praktis atau ekonomis.

2. Tidak Dianggap Penting

Pada masa lalu, gas alam dianggap sebagai produk sampingan yang tidak bernilai dari pengeboran minyak bumi. Karena minyak bumi lebih mudah diangkut dan digunakan, gas alam seringkali hanya dibuang atau dibakar.

3. Kesulitan Transportasi

Gas alam memiliki volume yang besar dan membutuhkan transportasi yang khusus dan mahal untuk mengangkutnya dari sumbernya ke tempat penggunaan. Dulu, sarana transportasi yang diperlukan untuk gas alam belum ada atau masih sangat terbatas.

4. Ketergantungan pada Bahan Bakar Fosil Lain

Minyak bumi dan batu bara masih menjadi pilihan utama sebagai sumber energi. Adanya ketergantungan manusia pada bahan bakar fosil lainnya ini yang akhirnya menghambat pemanfaatan gas alam secara optimal.

5. Keuntungan Ekonomi yang Lebih Rendah

Pada beberapa lokasi, biaya produksi gas alam bisa lebih tinggi daripada minyak bumi. Sebagai hasilnya, produsen lebih memilih untuk lebih fokus pada produksi minyak bumi daripada gas alam.

6. Keamanan dan Keselamatan

Penggunaan gas alam memerlukan teknologi dan penanganan yang aman karena sifatnya yang mudah terbakar dan berpotensi meledak. Pada masa lalu, standar keselamatan yang ketat belum diterapkan secara maksimal, sehingga penggunaan gas alam kurang diinginkan.

Baca Juga: 5 Daerah Penghasil Gas Alam Terbesar di Indonesia

Bisa disimpulkan bahwa alasan gas alam awalnya tidak dimanfaatkan sebagai sumber energi adalah kurangnya sarana, infrastruktur, dan teknologi di masa lalu. Selain itu juga belum luasnya wawasan manusia akan manfaat dan fungsi gas alam dalam kehidupan. (DNR)