Konten dari Pengguna

6 Fungsi Institusi Pendidikan untuk Kemajuan Masyarakat

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi 6 Fungsi Institusi Pendidikan untuk Kemajuan Masyarakat (Foto: Deleece Cook | Unsplash.com)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi 6 Fungsi Institusi Pendidikan untuk Kemajuan Masyarakat (Foto: Deleece Cook | Unsplash.com)

Pendidikan memiliki peran penting dalam kehidupan. Dengan pendidikan yang baik, maka kehidupan manusia bisa menjadi lebih baik juga. Terdapat 6 fungsi institusi pendidikan. Apa saja fungsinya? Simak penjelasannya dalam artikel ini.

Baca juga: Pendidikan Karakter: Pengertian, Fungsi, dan Nilainya

6 Fungsi Institusi Pendidikan

Ilustrasi 6 Fungsi Institusi Pendidikan (Foto: Anita Jankovic | Unsplash.com)

Mesterjon dalam Teori Dan Konsep Manajemen Sistem Pembelajaran 4.0 (2021) menyatakan institusi pendidikan adalah lembaga nonprofit yang pada hakikatnya adalah sebuah organisasi.

Dikutip dari Pengantar Sosiologi oleh Sunarto (2004), institusi pendidikan dikaitkan dengan berbagai fungsi. Ahli sosiologi membedakan fungsi pendidikan menjadi fungsi manifes dan fungsi laten.

Fungsi Manifes Institusi Pendidikan

Menurut Horton dan Hunt, fungsi manifes institusi pendidikan adalah:

  • Mempersiapkan anggota masyarakat untuk mencari nafkah

  • Mengembangkan bakat perseorangan demi kepuasan pribadi maupun bagi kepentingan masyarakat

  • Melestarikan kebudayaan

  • Menanamkan keterampilan yang perlu bagi partisipasi dalam demokrasi

Fungsi Laten Institusi Pendidikan

  • Mengurangi pengendalian orang tua. Yang berperan pada saat pengajaran di sekolah adalah guru, sehingga pengendalian orang tua terhadap anak akan berkurang.

  • Mempertahankan sistem kelas sosial. Institusi pendidikan diharapkan untuk bisa mensosialisasikan kepada peserta didik untuk menerima perbedaan status pada masyarakat dan menghilangkan perbedaan kelas sosial yang ada.

Tujuan Pendidikan

Para pakar pendidikan berpendapat bahwa tujuan pendidikan adalah sebagai berikut:

  • Ki Hajar Dewantara. Tujuan pendidikan adalah untuk memenuhi kebutuhan tumbuh kembang anak dan untuk mendidik anak supaya bisa menjadi manusia yang memiliki hidup yang sempurna.

  • Aristoteles. Tujuan pendidikan adalah sebagai bekal untuk sebuah pekerjaan yang layak. Pendidikan sebaiknya dilakukan dengan berpedoman pada hukum agar sesuai dengan hasil analisis psikologis dan mengikuti kemajuan dengan bertahap.

  • Al-Ghazali. Beliau berpendapat bahwa tujuan pendidikan adalah proses untuk menjadi manusia yang sempurna.

  • John Dewey. Tujuan pendidikan adalah sebuah proses pengalaman. Menurut Dewey, kehidupan adalah proses pertumbuhan, maksudnya adalah pendidikan bisa diartikan sebagai usaha untuk membantu pertumbuhan batin manusia tanpa dibatasi dengan usia.

Jenis Pendidikan

Pendidikan dikategorikan ke dalam 3 jenis yaitu pendidikan formal, non formal, dan informal. Berikut ini penjelasannya:

  • Pendidikan formal. Jenis pendidikan terstruktur karena ada di bawah tanggung jawab pemerintah. Pendidikan formal memiliki jenjang pendidikan seperti Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Pendidikan Dasar (SD), Pendidikan Menengah (SMP dan SMA), dan Pendidikan Tinggi (Universitas).

  • Pendidikan Non Formal. Jenis pendidikan di luar pendidikan formal tetapi juga terstruktur dan memiliki jenjang pendidikan. Contohnya adalah lembaga kursus, sanggar, pondok pesantren, majelis taklim, dan sebagainya.

  • Pendidikan Informal. Pendidikan ini berasal dari keluarga dan lingkungan tempat tinggal. Contohnya adalah seperti pendidikan agama, budi pekerti, sosialisasi, dan sopan santun.

Demikian penjelasan tentang 6 fungsi institusi pendidikan, tujuan, dan jenis pendidikan. Semoga bermanfaat. (KRIS)