6 Fungsi Institusi Pendidikan untuk Kemajuan Masyarakat

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pendidikan memiliki peran penting dalam kehidupan. Dengan pendidikan yang baik, maka kehidupan manusia bisa menjadi lebih baik juga. Terdapat 6 fungsi institusi pendidikan. Apa saja fungsinya? Simak penjelasannya dalam artikel ini.
Baca juga: Pendidikan Karakter: Pengertian, Fungsi, dan Nilainya
6 Fungsi Institusi Pendidikan
Mesterjon dalam Teori Dan Konsep Manajemen Sistem Pembelajaran 4.0 (2021) menyatakan institusi pendidikan adalah lembaga nonprofit yang pada hakikatnya adalah sebuah organisasi.
Dikutip dari Pengantar Sosiologi oleh Sunarto (2004), institusi pendidikan dikaitkan dengan berbagai fungsi. Ahli sosiologi membedakan fungsi pendidikan menjadi fungsi manifes dan fungsi laten.
Fungsi Manifes Institusi Pendidikan
Menurut Horton dan Hunt, fungsi manifes institusi pendidikan adalah:
Mempersiapkan anggota masyarakat untuk mencari nafkah
Mengembangkan bakat perseorangan demi kepuasan pribadi maupun bagi kepentingan masyarakat
Melestarikan kebudayaan
Menanamkan keterampilan yang perlu bagi partisipasi dalam demokrasi
Fungsi Laten Institusi Pendidikan
Mengurangi pengendalian orang tua. Yang berperan pada saat pengajaran di sekolah adalah guru, sehingga pengendalian orang tua terhadap anak akan berkurang.
Mempertahankan sistem kelas sosial. Institusi pendidikan diharapkan untuk bisa mensosialisasikan kepada peserta didik untuk menerima perbedaan status pada masyarakat dan menghilangkan perbedaan kelas sosial yang ada.
Tujuan Pendidikan
Para pakar pendidikan berpendapat bahwa tujuan pendidikan adalah sebagai berikut:
Ki Hajar Dewantara. Tujuan pendidikan adalah untuk memenuhi kebutuhan tumbuh kembang anak dan untuk mendidik anak supaya bisa menjadi manusia yang memiliki hidup yang sempurna.
Aristoteles. Tujuan pendidikan adalah sebagai bekal untuk sebuah pekerjaan yang layak. Pendidikan sebaiknya dilakukan dengan berpedoman pada hukum agar sesuai dengan hasil analisis psikologis dan mengikuti kemajuan dengan bertahap.
Al-Ghazali. Beliau berpendapat bahwa tujuan pendidikan adalah proses untuk menjadi manusia yang sempurna.
John Dewey. Tujuan pendidikan adalah sebuah proses pengalaman. Menurut Dewey, kehidupan adalah proses pertumbuhan, maksudnya adalah pendidikan bisa diartikan sebagai usaha untuk membantu pertumbuhan batin manusia tanpa dibatasi dengan usia.
Jenis Pendidikan
Pendidikan dikategorikan ke dalam 3 jenis yaitu pendidikan formal, non formal, dan informal. Berikut ini penjelasannya:
Pendidikan formal. Jenis pendidikan terstruktur karena ada di bawah tanggung jawab pemerintah. Pendidikan formal memiliki jenjang pendidikan seperti Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Pendidikan Dasar (SD), Pendidikan Menengah (SMP dan SMA), dan Pendidikan Tinggi (Universitas).
Pendidikan Non Formal. Jenis pendidikan di luar pendidikan formal tetapi juga terstruktur dan memiliki jenjang pendidikan. Contohnya adalah lembaga kursus, sanggar, pondok pesantren, majelis taklim, dan sebagainya.
Pendidikan Informal. Pendidikan ini berasal dari keluarga dan lingkungan tempat tinggal. Contohnya adalah seperti pendidikan agama, budi pekerti, sosialisasi, dan sopan santun.
Demikian penjelasan tentang 6 fungsi institusi pendidikan, tujuan, dan jenis pendidikan. Semoga bermanfaat. (KRIS)
