6 Perbedaan antara Unsur Fisik dan Batin dalam Puisi

Berita Terkini
Penulis kumparan
Konten dari Pengguna
21 Mei 2024 21:07 WIB
·
waktu baca 3 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Ilustrasi jelaskan perbedaan antara unsur fisik dan unsur batin dalam puisi. Foto: Unsplash/Álvaro Serrano
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi jelaskan perbedaan antara unsur fisik dan unsur batin dalam puisi. Foto: Unsplash/Álvaro Serrano
ADVERTISEMENT
sosmed-whatsapp-green
kumparan Hadir di WhatsApp Channel
Follow
Dalam karya sastra puisi, terdapat berbagai unsur yang ada di dalamnya, salah satunya adalah unsur fisik dan batin. Meski demikian, banyak yang bertanya tentang jelaskan perbedaan antara unsur fisik dan unsur batin dalam puisi.
ADVERTISEMENT
Sebab, kedua unsur ini saling berkaitan dan membentuk makna dan pengalaman estetika. Di sisi lain, unsur ini dapat membangun puisi sehingga semakin indah menambah emosi di dalamnya.

Perbedaan antara Unsur Fisik dan Batin dalam Puisi

Ilustrasi jelaskan perbedaan antara unsur fisik dan unsur batin dalam puisi. Foto: Unsplash/Thought Catalog
Dikutip dari buku Memahami Unsur Fisik dan Batin Puisi oleh Satrio (2020), jawaban dari jelaskan perbedaan antara unsur fisik dan unsur batin dalam puisi yakni:

1. Sifat dan Subjek

Unsur batin dalam puisi adalah makna, emosi, dan konsep abstrak yang disampaikan yang terdiri dari tema, pesan, perasaan, dan pemikiran yang diungkapkan oleh penyair.
Sedangkan unsur fisik puisi adalah aspek konkretnya, seperti seperti penggunaan kata-kata, struktur, irama, rima, dan figur retoris. Unsur ini sangat mempengaruhi bagaimana puisi ini didengar dan bentuk fisiknya.
ADVERTISEMENT

2. Ekspresi dan Presentasi

Pada unsur batil lebih berfokus pada ekspresi dan penyampaian makna secara emosional termasuk cara penyair mengekspresikan perasaan, ide, atau pengalaman pribadi.
Adapun unsur fisik lebih fokus pada presentasi visual dan auditori yang melibatkan penggunaan struktur kalimat, ritme, dan pengulangan kata agar lebih estetik untuk memikat orang.

3. Subjektivitas dan Objektivitas

Unsur batin memiliki sifat subjektif karena berkaitan dengan pengalaman, pandangan, dan perasaan pribadi penyair. Sehingga, makna dan interpretasi unsur batin dapat berbeda antar pembaca.
Unsur fisik sendiri lebih objektif karena dapat diidentifikasi secara konkret. Meski demikian, interpretasi terhadap efek fisik dapat beragam, unsur-unsur fisiknya tetaplah sama.

4. Isi

Unsur batin sangat berkaitan dengan konten atau materi intelektual dalam puisi, seperti tema, ide, atau pesan yang ingin disampaikan penyair.
ADVERTISEMENT
Sedangkan unsur fisik cenderung lebih berkaitan pada performa atau tampilan dari puisi, termasuk struktur, pemilihan kata, dan pengaturan suara untuk menyusunnya.

5. Pemahaman

Unsur batin memerlukan adanya pemahaman dan interpretasi yang mendalam terhadap makna dan pesan yang disampaikan penyair. Di sisi lain, unsur fisik lebih mudah dipahami secara langsung dalam.

6. Keterikatan dengan Pengalaman

Unsur batin berkaitan erat dengan pengalaman pribadi, emosi, maupun imajinasi penyair. Sehingga, puisi yang dihasilkan merupakan cerminan dari sudut pandang, pengalaman, dan kehidupan penyair.
Sedangkan unsur fisik lebih terkait pada pengamalan sensorik dan estetika yang akan dirasakan pembaca.
Nah, sekarang sudah mengetahui jawaban dari jelaskan perbedaan antara unsur fisik dan unsur batin dalam puisi bukan? Dengan begitu lebih mudah menganalisis unsur intrinsik puisi.(MZM)
ADVERTISEMENT