Konten dari Pengguna

7 Perbedaan Jabatan Fungsional dan Struktural dalam Perusahaan

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Perbedaan Jabatan Fungsional dan Struktural,  Sumber Unsplash/Sebastian Herrmann
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Perbedaan Jabatan Fungsional dan Struktural, Sumber Unsplash/Sebastian Herrmann

Dalam struktur suatu perusahaan, terdapat jenis jabatan fungsional dan jabatan stuktural. Perbedaan jabatan fungsional dan struktural tidak lepas dari tugas dan tanggung jawabnya dalam pekerjaan.

Jabatan merupakan lingkungan kerja tetap dan bersifat abstrak dengan fungsi tertentu. Jabatan secara keseluruhan dapat mencerminkan kerja perusahaan.

Mengenal 7 Perbedaan Jabatan Fungsional dan Struktural

Ilustrasi Perbedaan Jabatan Fungsional dan Struktural, sumber Unsplash/Windows

Baik jabatan fungsional maupun struktural memiliki karakteristik yang membedakan satu sama lain. Berikut adalah 7 perbedaan jabatan fungsional dan struktural yang perlu diketahui.

1. Pengertian

Diambil dari buku Government Public Relations, Suprawoto (2018:92), jabatan struktural adalah kedudukan yang menunjukkan tugas, tanggung jawab, wewenang, dan hak seseorang dalam perusahaan.

Adapun jabatan fungsional adalah sekelompok jabatan yang berisi fungsi dan tugas berkaitan dengan pelayanan fungsional, yang berdasarkan pada keahlian dan keterampilan tertentu.

2. Tujuan

Tujuan jabatan struktural berfokus pada keberhasilan dan kesejahteraan perusahaan secara umum. Sedangkan jabatan fungsional memiliki tujuan untuk memberikan keahlian dan dukungan di divisi tertentu.

3. Wewenang

Jabatan struktural memiliki tingkat wewenang pengambilan keputusan yang lebih tinggi daripada posisi fungsional. Hal ini karena keputusan yang menjadi tanggung jawabnya akan memengaruhi seluruh perusahaan, bukan hanya divisi tertentu.

4. Tanggung Jawab

Lingkup jabatan struktural memiliki cakupan tanggung jawab yang jauh lebih luas, bahkan mencakup semua aspek dalam perusahaan. Sementara lingkup tanggung jawab untuk jabatan fungsional umumnya terbatas pada fungsi atau tugas tertentu.

5. Keahlian

Jabatan fungsional umumnya membutuhkan tingkat spesialisasi dan keahlian yang tinggi dalam fungsi, atau pekerjaan spesifik yang menjadi fokus jabatan tersebut.

Sementara itu, jabatan struktural membutuhkan keahlian yang lebih luas, di antaranya pengetahuan tentang berbagai fungsi perusahaan, serta keterampilan kepemimpinan dan manajemen yang kuat.

6. Komunikasi dan Kolaborasi

Jabatan fungsional membantu memastikan bahwa komunikasi dan kolaborasi berjalan efektif di dalam divisi tertentu. Di sisi lain, jabatan struktural membantu memastikan bahwa komunikasi dan kolaborasi berjalan efektif di seluruh perusahaan.

7. Tugas

Jabatan fungsional memiliki keahlian dan dukungan yang dibutuhkan jabatan struktural untuk membuat keputusan yang tepat, dan memimpin perusahaan secara efektif.

Sementara itu, jabatan struktural memiliki kepemimpinan dan koordinasi yang dibutuhkan jabatan fungsional untuk membawanya dalam kesuksesan.

Baca juga: Gambaran Tiga Area Perekrutan Calon Karyawan

Perbedaan jabatan fungsional dan struktural paling mendasar adalah jabatan struktural merupakan manajerial. Sedangkan jabatan fungsional berkaitan dengan keahlian akademis atau keterampilan teknis dalam tugas tertentu.(DK)