Konten dari Pengguna

8 Cara Memetakan Kebutuhan Peserta Didik

Berita Terkini
Penulis kumparan
28 Januari 2024 19:56 WIB
·
waktu baca 3 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Ilustrasi Bagaimana Cara Kita Memetakan Kebutuhan Peserta Didik. Sumber: Unsplash/Taylor Flowe
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Bagaimana Cara Kita Memetakan Kebutuhan Peserta Didik. Sumber: Unsplash/Taylor Flowe
ADVERTISEMENT
sosmed-whatsapp-green
kumparan Hadir di WhatsApp Channel
Follow
Pendidikan adalah suatu sistem yang melibatkan guru dan peserta didik. Agar proses pembelajaran dapat berjalan dengan baik, penting untuk memahami dan menanggapi kebutuhan peserta didik. Lalu, bagaimana cara kita memetakan kebutuhan peserta didik?
ADVERTISEMENT
Memetakan kebutuhan peserta didik merupakan langkah penting dalam menciptakan lingkungan belajar yang mendukung pertumbuhan dan perkembangan mereka.

Bagaimana Cara Kita Memetakan Kebutuhan Peserta Didik dalam Pendidikan?

Ilustrasi Bagaimana Cara Kita Memetakan Kebutuhan Peserta Didik. Sumber: Unsplash/Zainul Yasni
Bagaimana cara kita memetakan kebutuhan peserta didik merupakan salah satu soal pada post test modul 2 platform Merdeka Belajar.
Dikutip dari buku Microteaching, Arozatulo Bawamenewi, dkk, (2023:196), tujuan dari mengidentifikasi atau memetakan kebutuhan belajar murid berdasarkan profil belajar adalah untuk memberikan kesempatan kepada murid untuk belajar secara natural dan efisien.
Untuk lebih memberi pemahaman mendalam mengenai cara pemetaan kebutuhan peserta didik, simak ulasan berikut ini.

1. Evaluasi Pra-Pengetahuan

Sebelum mengajar, guru dapat melakukan penilaian awal terhadap pengetahuan, keterampilan, dan pemahaman peserta didik terhadap mata pelajaran yang akan diajarkan. Hal ini akan membantu menentukan pemahaman awal mereka dan mengidentifikasi area yang perlu ditingkatkan.
ADVERTISEMENT

2. Komunikasi dengan Peserta Didik

Berbicara langsung dengan peserta didik untuk mempelajari perspektif pembelajaran, kebutuhan dan harapan mereka. Hal ini memungkinkan guru untuk memahami minat dan tingkat pengetahuan peserta didik.

3. Analisis Materi Kurikulum

Meninjau materi pelajaran yang akan diajarkan dan mengidentifikasi tema atau konsep kunci yang harus ditekankan untuk membantu memutuskan apa yang harus diajarkan kepada peserta didik.

4. Identifikasi Gaya Pembelajaran

Mengenali gaya belajar peserta didik, seperti visual, auditori, atau kinestetik. Hal ini memungkinkan guru untuk mengembangkan metode pengajaran yang disesuaikan dengan preferensi masing-masing peserta didik.

5. Tujuan Pembelajaran yang Jelas

Pastikan tujuan pembelajaran yang diinginkan jelas dan spesifik. Tujuan harus sesuai dengan kemampuan peserta didik dan mengukur apa yang perlu mereka pelajari.

6. Menyesuaikan Materi dan Metode

Merancang bahan ajar dan metode disesuaikan dengan kebutuhan peserta didik. Hal ini dapat berupa penyesuaian program dengan menggunakan materi tambahan atau berbagai alat bantu.
ADVERTISEMENT

7. Evaluasi Terus-menerus

Gunakan langkah-langkah formatif untuk terus memantau kemajuan pembelajaran peserta didik.
Apabila diperlukan penyesuaian, guru dapat segera mengambil tindakan perbaikan.

8. Umpan Balik Peserta Didik

Mendorong peserta didik untuk memberikan umpan balik mengenai pengalaman belajar mereka. Hal ini membantu guru untuk terus meningkatkan metode pembelajarannya.
Dengan mengikuti langkah-langkah ini, guru dapat memperoleh gambaran yang baik tentang kebutuhan peserta didik sebelum mereka memasuki kelas.
Hal ini dapat membantu menciptakan pengalaman belajar yang lebih efektif dan mencapai tujuan pembelajaran yang memenuhi kebutuhan dan harapan peserta didik.
Demikianlah jawaban dari pertanyaan bagaimana cara kita memetakan kebutuhan peserta didik. Pemahaman dan pemetaan kebutuhan mereka adalah kunci utama dalam merancang pengalaman belajar yang sukses.(glg)
ADVERTISEMENT