Konten dari Pengguna

8 Kegunaan dari Senyawa Formalin dalam Kehidupan

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Kegunaan dari Senyawa Formalin. Sumber: Unsplash.com/Hans Reniers
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Kegunaan dari Senyawa Formalin. Sumber: Unsplash.com/Hans Reniers

Kegunaan dari senyawa formalin dalam kehidupan adalah untuk membunuh kuman. Yups! Formalin memiliki fungsi untuk membunuh kuman bukan untuk makanan.

Formalin memang merupakan zat kimia yang memiliki manfaat bagi kehidupan. Tepatnya, untuk membunuh kuman atau disinfektan. Jadi, penggunaan formalin pada bahan pangan adalah hal yang tidak tepat dan termasuk penyalahgunaan.

Jadi, jangan pernah gunakan zat ini pada makanan, ya! Lantas apa sih yang sebenarnya merupakan kegunaan formalin?

Baca juga: Menkes: Etilen Glikol adalah Cemaran karena Kualitas Produksi Buruk

Bukan untuk Pangan! Ini 8 Kegunaan Asli Formalin dalam Kehidupan

Ilustrasi Zat Kimia Berbahaya. Sumber: Unsplash.com/Mikael Seegen

Formaldehida atau formalin merupakan suatu zat yang berbentuk cair, berbau tajam, dan tidak berwarna. Senyawa ini termasuk senyawa yang berbahaya sebab pada udara bebas, formaldehida merupakan suatu gas beracun sehingga tidak cocok untuk bahan pangan.

Ratna dan Andriyatie (2017: 162) dalam bukunya yang berjudul Explore Kimia untuk SMA/MA Kelas X menjelaskan bahwa,

Penggunaan formalin pada bahan pangan menjadi sangat berbahaya karena jangka pendek maupun jangka panjang. Efek mengonsumsi makanan yang mengandung formalin dalam waktu lama adalah timbulnya penyakit kanker hingga kematian.

Namun, suatu zat kimia yang ada dalam kehidupan ini tentu dibuat dengan tujuannya masing-masing. Demikian pula dengan formalin.

Formalin merupakan zat disinfektan yang berguna untuk membunuh kuman. Inilah 8 kegunaan formalin dalam kehidupan yang mengutip dari pom.go.id.

  1. Untuk membunuh kuman sehingga dimanfaatkan sebagai pembersih. Misalnya, pembersih kapal dan Gudang.

  2. Untuk membasmi lalat serta serangga pengganggu lainnya.

  3. Untuk bahan pembuatan sutra buatan, zat pewarna, bahan peledak, dan cermin kaca.

  4. Untuk bahan pembuatan pupuk dalam bentuk urea.

  5. Untuk mencegah korosi sumur minyak.

  6. Untuk membalsam.

  7. Untuk bahan perekat pada produk kayu lapis.

  8. Untuk bahan insulasi busa.

Sekarang sudah mengetahui fungsi formalin yang sesungguhnya, kan? Selain delapan fungsi di atas, pada konsentrasi yang sangat kecil (dibawah 1%) formalin juga digunakan untuk pembersih rumah tangga, seperti sampo mobil, pembersih karpet, dan perawat sepatu.

Perlu diingat bahwa penggunaan zat kimia harus selalu sesuai dengan tempat, ukuran, serta ketentuan, ya! Hal ini penting untuk diingat guna meminimalisir efek samping dari penggunaan zat tersebut. (AA)