9 Contoh AMDAL dalam Pelaksanaannya di Masyarakat Indonesia

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Menyebutkan berbagai contoh AMDAL artinya kita sudah dapat memahami dengan benar apa yang dimaksud dengan AMDAL dan seperti apa penerapannya dalam kehidupan sehari-hari. Ulasan kali ini akan memberikan contoh-contohnya secara lebih lengkap.
Baca Juga: Tujuan Tahap Persiapan dalam Proses Pelaksanaan AMDAL
Pengertian AMDAL dalam Kehidupan Masyarakat
Sebelum mengetahui apa saja contoh AMDAL dalam kehidupan sehari-hari, perlu kamu ketahui lebih dulu pengertian AMDAL.
AMDAL adalah singkatan dari Analisis Mengenai Dampak Lingkungan, yang merupakan salah satu kajian yang dilakukan untuk mengevaluasi dampak yang akan ditimbulkan oleh suatu proyek atau kegiatan terhadap lingkungan dan manusia.
Tujuan dari AMDAL adalah untuk mengidentifikasi dan mengevaluasi dampak yang mungkin terjadi selama dan setelah pelaksanaan suatu proyek atau kegiatan, serta merumuskan tindakan pengelolaan dan pemantauan lingkungan yang diperlukan untuk mengurangi dampak tersebut.
Mengutip dari buku Teknik Lingkungan, Handayani, Rita Sunartaty, dkk, Global Eksekutif Teknologi, 2022, AMDAL digunakan sebagai suatu upaya untuk mengurangi dampak negatif serta resiko pada tingkat yang mungkin terjadi serta mengelola resiko tersebut melalui mekanisme dan sistem hukum lingkungan
9 Contoh AMDAL
Penerapan AMDAL di Indonesia diatur oleh Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup (UU PPLH) dan Peraturan Pemerintah Nomor 27 Tahun 2012 tentang AMDAL.
Berikut 9 contoh AMDAL secara sederhana dalam kehidupan sehari-hari masyarakat Indonesia:
Pendirian usaha peternakan ayam di daerah padat penduduk
Pembangunan jalan tol melintasi kawasan hutan
Pembangunan pabrik pengolahan limbah di daerah industri
Pembangunan gedung perkantoran di kawasan pemukiman
Perluasan tambang batu bara di daerah yang dekat dengan pemukiman
Pendirian pusat perbelanjaan di daerah yang padat penduduk
Pembangunan bendungan atau waduk di kawasan pertanian atau permukiman
Penambangan pasir dan batu di daerah sungai atau pantai
Pembangunan PLTU atau pembangkit listrik di daerah padat penduduk
Intinya, setiap contoh kegiatan yang tadi disebutkan harus memiliki potensi dampak lingkungan yang perlu dianalisis dan dipertimbangkan secara seksama melalui AMDAL.
Meliputi analisis tentang aspek lingkungan fisik, biologis, sosial, dan ekonomi dari suatu proyek atau kegiatan. AMDAL biasanya wajib dilakukan sebelum izin lingkungan dapat diberikan oleh pemerintah atau lembaga yang berwenang.
Demikian ulasan singkat mengenai pengertian dan beberapa contoh AMDAL yang ada dalam kehidupan masyarakat Indonesia sehari-hari. (DNR)
