Konten dari Pengguna

9 Contoh Majas Sinekdoke dalam Bahasa Indonesia Lengkap dengan Penjelasannya

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Contoh Majas Sinekdoke dalam Bahasa Indonesia. Sumber: Unsplash.com/Green Chameleon
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Contoh Majas Sinekdoke dalam Bahasa Indonesia. Sumber: Unsplash.com/Green Chameleon

Majas merupakan pembahasan yang biasanya ada dalam setiap pembelajaran bahasa, baik bahasa Indonesia maupun bahasa asing. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), arti dari majas adalah cara melukiskan sesuatu dengan jalan menyamakannya dengan sesuatu yang lain atau kiasan.

Majas dalam bahasa Indonesia memiliki beberapa jenis. Mengutip dari buku Seni Mengenal Puisi karya Pitaloka dan Amelia (2020: 71), berdasarkan isi dan jenisnya, majas atau gaya bahasa dapat dibedakan menjadi empat, yaitu:

  1. Majas Penegasan

  2. Majas Perbandingan

  3. Majas Sindiran

  4. Majas Pertentangan

Keempat majas tersebut, masing-masing memiliki jenis-jenisnya tersendiri. Misalnya, majas penegasan yang terdiri dari majas pleonasme, hiperbola, repetisi, klimaks, antiklimaks, asidenton, dan sebagainya. Belum lagi majas perbandingan yang terdiri dari majas personifikasi, majas tropen, majas metafora, dan sebagainya.

Ya, majas itu ada banyak jenisnya. Oleh sebab itu, pada pembahasan kali ini kita akan fokus pada satu majas, yakni contoh majas sinekdoke dalam bahasa Indonesia.

Pengertian dan Contoh Majas Sinekdoke dalam Bahasa Indonesia

Ilustrasi Menulis Majas. Sumber: Unsplash.com/Aaron Burden

Majas sinekdoke merupakan majas yang termasuk dalam perbandingan. Majas ini memiliki ciri menyebutkan nama bagian sebagai nama pengganti nama keseluruhan atau sebaliknya.

Baca juga: Pengertian Majas Antitesis Lengkap dengan Contohnya

Prihantini (2015: 7) dalam bukunya yang berjudul Majas, Idiom, dan Peribahasa Indonesia menjelaskan bahwa ada dua jenis majas sinekdoke, yaitu:

  1. Sinekdoke Pars Pro Toto, yakni majas yang menyebutkan nama bagian sebagai pengganti nama keseluruhan.

  2. Sinekdoke Totem Pro Parte, yakni majas yang menyebutkan nama keseluruhan sebagai pengganti nama bagian.

Supaya lebih jelas mari kita simak 9 contoh majas sinekdoke dalam bahasa Indonesia berikut ini.

  1. Setiap kepala wajib menjaga ketertiban dan ketertiban di lingkungan tempat tinggalnya.

  2. Kita sebagai anak Adam memiliki akal dan pikiran untuk berpikir secara rasional.

  3. Aku sudah lama tidak melihat batang hidungnya.

  4. Sepetak tanah tersebut telah laku terjual dengan harga lima ratus juta rupiah.

  5. Semua telinga tertuju pada suaramu.

  6. Dia memerintahkan orang tersebut untuk angkat kaki dari rumahnya.

  7. Pada pertandingan sebelumnya, Indonesia mengungguli Thailand dengan skor 2-1.

  8. Lomba balap kelereng tersebut diadakan antarkelas di SD Berita Terkini.

  9. Indonesia berhasil mendapatkan Medali Emas di pertandingan bulu tangkis.

Dari 9 contoh majas sinekdoke di atas, mana majas yang termasuk sinekdoke pars pro toto dan sinekdoke totem pro parte? Coba amati dan cermati.

Jawabannya adalah nomor satu sampai enam adalah majas sinekdoke pars pro toto dan yang lainnya adalah majas sinekdoke totem pro parte. Kini, saatnya kamu untuk membuat kalimat bermajas sinekdoke untuk melatih diri menulis kalimat bermajas. Selamat belajar majas! (AA)