Ajaran Gereja tentang Perdamaian dan Kesatuan

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Kedamaian adalah hal yang dicari oleh banyak orang. Rasa damai akan memberi ketenangan dan sukacita meski hidup penuh tantangan. Sebagai orang yang percaya pada Kristus, sudah sepatutnya mengetahui ajaran gereja tentang perdamaian.
Suasana damai tanpa perselisihan akan membuat kulitas hidup meningkat. Damai yang dirasakan tidak hanya dengan diri sendiri dan orang lain, tapi rasa damai dalam hubungan dengan Tuhan.
Ajaran Gereja tentang Perdamaian Berdasarkan Alkitab
Nilai dasar hidup yang perlu ditanam dan dikembangkan adalah perdamaian. Damai berarti situasi selamat sejahtera dalam diri manusia. Perdamaian adalah keadilan. Perdamaian adalah hasil tata masyarakat manusia yang haus akan keadilan yang lebih sempurna.
Damai merupakan kesejahteraan tertinggi yang sangat diperlukan untuk perkembangan manusia dan lembaga-lembaga kemanusiaan. Dalam hal ini mengandaikan adanya tatanan sosial yang adil dan yang menjamin ketenangan serta keamanan hidup setiap orang.
Berikut ini penjelasan ajaran gereja tentang perdamaian yang diambil dari buku Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti untuk SMA/SMK Kelas 12, Daniel Boli Kotan, Fransiskus Emanuel da Santo, (2022:8)
Menurut Ajaran Sosial Gereja, perdamaian adalah value dan suatu kewajiban universal yang dilandaskan pada suatu tata susunan masyarakat yang rasional dan bermoral yang memiliki akar-akarnya di dalam Allah sendiri, sumber pertama dari keberadaan, kebenaran hakiki serta kebaikan tertinggi.
Perdamaian bukan melulu berarti tidak ada perang, tidak pula dapat diartikan sekadar menjaga keseimbangan saja di antara kekuatan-kekuatan yang berlawanan.
Seebaliknya, perdamaian berpijak pada suatu pemahaman yang tepat tentang pribadi manusia dan menuntut ditegakkannya suatu tata susunan yang dilandaskan pada keadilan serta cinta kasih.
Perdamaian adalah sebuah keadilan yang dipahami dalam arti luas sebagai sikap hormat terhadap keseimbangan setiap matra pribadi manusia. Perdamaian itu terancam kalau manusia tidak diberikan segala sesuatu yang menjadi haknya sebagai pribadi manusia,
Damai berarti situasi selamat sejahtera dalam diri manusia. Perdamaian adalah keadilan. Perdamaian adalah hasil tata masyarakat manusia yang haus akan keadilan yang lebih sempurna.
Walaupun demikian, perdamaian tidak pernah sekali jadi, tetapi harus selalu dibangun. Perdamaian akan tercipta bila nafsu-nafsu sombong dan serakah setiap orang dikendalikan.
Baca juga: Mengenal Ajaran Gereja tentang Perkawinan
Demikianlah ajaran gereja tentang perdamaian. Sebagai orang beriman, sudah sepatutnya mengusahakan kedamaian di kota dan negara tempat tinggal. (SASH)
