Konten dari Pengguna

Akun Riil dan Akun Nominal: Pengertian, Jenis, dan Perbedaannya

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Golongan Akun yang Dicatat dalam Neraca Saldo adalah (Foto: Stellrweb | Unsplash.com)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Golongan Akun yang Dicatat dalam Neraca Saldo adalah (Foto: Stellrweb | Unsplash.com)

Dalam Ilmu Akuntansi ada materi yang membahas tentang akun. Akun yang dimaksud ini dibagi menjadi dua golongan yaitu akun riil dan akun nominal. Pengertian golongan akun yang dicatat dalam neraca saldo adalah akun riil dan akun nominal yang mempunyai saldo.

Ilmu Akuntansi sangat berguna untuk pencatatan kegiatan keuangan pada suatu perusahaan. Simak artikel ini untuk bisa memahami pengertian, jenis, dan perbedaan akun riil dan akun nominal.

Baca juga: Neraca Saldo: Pengertian, Jenis-Jenis, dan Cara Menyusunnya

Pengertian Akun Riil dan Akun Nominal

Ilustrasi Pengertian Akun Riil dan Akun Nominal (Foto: Beatriz Perez Moya | Unsplash.com)

Dikutip dari Akuntansi Dasar Buku Pintar Untuk Pemula oleh Bachtiar dan Nurfadila (2019), istilah akun bisa juga disebut dengan rekening atau perkiraan. Akun dalam akuntansi adalah alat pengikhtisaran yang paling dasar.

Alat ini adalah suatu catatan rinci yang digunakan untuk mencatat transaksi keuangan dari semua perubahan yang terjadi di dalam aset, kewajiban/utang, serta ekuitas pemilik.

Aziz dalam Akuntansi Perbankan dan Keuangan Mikro SMK/MAK Kelas XI (2021) menjelaskan bahwa secara garis besar, akun dapat digolongkan menjadi:

  1. Akun Riil. Merupakan akun yang akan dilaporkan ke dalam neraca, oleh sebab itu akun rill disebut juga sebagai akun neraca.

  2. Akun Nominal. Merupakan akun yang akan dilaporkan ke dalam Laporan Laba Rugi, oleh sebab itu akun nominal disebut juga sebagai akun laba/rugi.

Jenis Akun Riil dan Akun Nominal

Akun riil dan akun nominal dibagi lagi menjadi beberapa jenis. Berikut ini penjelasannya yang dijelaskan oleh Bachtiar dan Nurfadila dalam Akuntansi Dasar Buku Pintar Untuk Pemula (2019):

Akun Riil

1. Akun Aset (Harta)

Aset (harta) atau aktiva adalah sumber daya ekonomi yang dimiliki perusahaan untuk melaksanakan kegiatan usaha sekarang dan yang akan datang. Harta dibedakan menjadi:

  • Harta lancar. Harta yang tingkat likuiditasnya tinggi dan usia pemakaiannya kurang dari satu tahun. Contohnya adalah kas, piutang usaha/dagang, dan persediaan.

  • Harta tetap. Merupakan harta yang memiliki wujud dan usia ekonomisnya lebih dari satu tahun. Contohnya adalah tanah, gedung, dan mesin.

  • Harta tidak berwujud. Merupakan harta yang tidak bisa dilihat, tetapi memiliki nilai ekonomi. Contohnya adalah hak paten, hak cipta, dan merek.

  • Investasi jangka panjang. Harta perusahaan yang berwujud surat berharga. Contohnya adalah saham dan deposito.

2. Akun Kewajiban (Utang)

Merupakan utang perusahaan yang harus dibayarkan ke pihak lain dalam jangka waktu tertentu atau tuntutan individu atau kelompok terhadap kekayaan perusahaan. Kewajiban terdiri dari:

  • Utang lancar. Kewajiban yang harus dibayar oleh perusahaan dalam waktu kurang dari setahun.

  • Utang jangka panjang. Kewajiban yang harus dibayar oleh perusahaan dalam waktu lebih dari setahun.

  • Kewajiban/utang lain-lain. Kewajiban/utang yang tidak bisa digolongkan sebagai utang lancar atau utang jangka panjang.

3. Akun Ekuitas (Modal)

Kekayaan pemilik atas sebagian harta perusahaan, yakni selisih antara total aset dengan utang perusahaan. Contohnya adalah modal pribadi.

Akun Nominal

1. Akun Pendapatan

Hasil yang didapatkan perusahaan atas kegiatan usahanya. Pendapatan dibagi menjadi:

  • Pendapatan usaha. Pendapatan yang didapat berhubungan dengan kegiatan usaha atau hasil usaha utama perusahaan.

  • Pendapatan di luar usaha. Pendapatan yang didapat dari kegiatan di luar usaha utama perusahaan.

2. Akun Beban

Merupakan sejumlah pengorbanan sumber daya dari perusahaan karena menjalankan kegiatan usaha. Beban dibedakan menjadi:

  • Beban penjualan/pemasaran. Beban yang terjadi berhubungan dengan kegiatan penjualan dan pemasaran barang/jasa.

  • Beban umum dan administrasi. Beban yang terjadi berhubungan dengan kegiatan perusahaan di bidang administrasi dan lainnya.

Sekian penjelasan tentang pengertian, jenis, dan perbedaan akun riil dan akun nominal. (KRIS)