Alasan Alaska Bersuhu Dingin yang Ekstrem

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Apa alasan Alaska bersuhu dingin dibanding Negara-negara pada umumnya? Alaska merupakan satu Negara yang bergabung ke Amerika Serikat pada 3 Januari 1959. Negara ini cukup unik hingga memiliki beberapa julukan, seperti "The Last Frontier", "Seward's Icebox", hingga "The Land of the Midnight Sun". Meskipun bukan menjadi Negara yang bergabung sejak awal dengan Amerika Serikat, pada dasarnya Alaska sudah menjadi negara yang cukup kaya sumber daya alamnya. Wilayah Alaska tidak menyatu dengan Amerika Serikat seperti Negara-negara bagian yang lain.
Secara geografis, Alaska berbatasan dengan Yukon dan Columbia di Kanada. Selain itu, Negara bagian ini juga berbatasan dengan Samudera Pasifik, Laut Bering, Laut Chukchi, Laut Beaufort, Teluk Alaska, dan Kutub Utara. Adapun penyebab Alaska memiliki suhu yang dingin akan dijelaskan lebih lanjut di artikel ini.
Baca juga : Alaska Alami ‘Icemageddon’, Situasi Cuaca Paling Buruk Sepanjang Sejarah
Kenapa Alaska Sangat Dingin?
Mengutip buku Menggugat Kewahyuan Hadis oleh Saiful Islam (2021), Alaska merupakan Negara bagian terbesar di Amerika Serikat. Negara ini sangat dingin karena terletak di belahan Bumi utara atau berdekatan dengan kutub utara. Saat musim dingin tiba, maka suhu dingin di Alaska bisa lebih rendah lagi dari biasanya, yakni mencapai -62 °C. Adapun suhu tertinggi di Negara bagian tersebut mencapai 38 °C.
Selain itu, terkadang tingkat ketebalan salju saat musim dingin bisa mencapai beberapa kaki. Namun, terkadang ketebalan salju juga hanya satu hingga dua kaki saja.
Waktu Siang di Alaska Lebih Panjang
Alaska mendapat julukan sebagai “Land of the Midnight Sun” karena mendapatkan sinar matahari yang lebih lama saat musim panas dibanding dengan negara lain. Jika Matahari di Negara-negara tetangga Alaska sudah terbenam, lain halnya dengan Matahari di Alaska yang masih tetap bersinar.
Tidak tanggung-tanggung, waktu siang di Negara Alaska mencapai 20 jam. Dengan kata lain, waktu malam di Negara tersebut hanya 4 jam.
Iklim di Alaska dipengaruhi oleh iklim subarktik (iklim kutub). Hal inilah yang membuat Negara bagian Amerika Serikat tersebut memiliki suhu yang sangat ekstrem dan waktu siang lebih panjang. Fenomena alam tersebut tentunya cukup unik karena tidak dialami oleh Negara-negara tetangga lainnya. (DLA)
