Alasan Jenazah Wajib Diurus secara Baik dan Benar Menurut Ajaran Islam

Penulis kumparan
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Dalam ajaran Islam, setiap muslim diwajibkan untuk mengetahui tata cara mengurus jenazah dengan baik mulai dari memandikan hingga menguburkan jenazah. Apalagi terdapat beberapa perlakuan yang harus diperhatikan oleh orang-orang yang mengurus jenazah tersebut. Lantas, sebenarnya mengapa jenazah umat Islam wajib diurus secara baik dan benar menurut ajaran Islam?
Bagi Anda yang ingin tahu penjelasan selengkapnya, simak artikel di bawah ini sampai akhir, ya.
Baca Juga: Bacaan Sholat Jenazah Beserta Tata Caranya
Mengapa Jenazah Umat Islam Wajib Diurus Secara Baik dan Benar Menurut Ajaran Islam?
Mengutip dari buku Pendidikan Agama Islam dalam Nilai Moral dan Etika Kebidanan karya Khairani, Maidina Putri, dan Muhammad Iqbal (2018:112), jenazah umat Islam wajib diurus secara baik dan benar menurut ajaran Islam karena jika jenazah tersebut merupakan orang shalih, berarti orang yang mengurus jenazahnya telah mempercepat kebaikan untuknya.
Sedangkan jika ternyata jenazah tersebut bukanlah orang shalih, berarti orang yang mengurusnya telah meletakkan kejelekan di pundaknya. Hal ini sudah disebutkan dalam sabda Nabi Muhammad SAW pada HR Bukhari dan Muslim.
Seperti yang Anda ketahui bahwa hukum mengurus jenazah bagi setiap muslim adalah fardhu kifayah. Oleh karena itulah, terdapat empat kewajiban seorang muslim terhadap orang Islam yang meninggal dunia, yakni memandikan, mengkafani, mensholatkan, dan juga menguburkannya.
Selain itu, sholat jenazah juga menjadi kewajiban umat Islam terhadap jenazah. Jadi, jika sudah dilakukan oleh umat muslim lainnya, maka kewajiban tersebut akan gugur. Akan tetapi, jika tidak ada yang menjalankannya, maka semua orang yang ada di sekitarnya akan ikut menanggung dosa.
Adapun beberapa hal yang harus dilakukan seorang muslim terhadap jenazah adalah sebagai berikut.
Menutup mata mayit karena Nabi Muhammad SAW menutup kedua mata Abu Salamah ketika beliau wafat. Nabi Muhammad SAW bersabda dalam HR. Muslim yang berbunyi, “Sesungguhnya pandangan mata akan mengikuti ruh saat keluar.”
Melemaskan seluruh persendian mayit agar tidak mengeras dan juga meletakkan sesuatu di atas perutnya agar tidak mengembung.
Menutup sekujur jasad si mayit dengan kain sebagainya yang disebutkan dalam HR. Aisyah RA yang berbunyi, “Ketika Rasulullah SAW wafat, jenazah, beliau ditutupi dengan kain yang bercorak.”
Menyegerakan penyelenggaraan jenazahnya, pensholatan, dan juga penguburannya sesuai dengan sabda Nabi Muhammad SAW, yakni “Segerakanlah (penguburan) jenazah.”
Menguburkan jenazah di kota tempatnya meninggal dunia. Hal ini karena pada saat peperangan Uhud, Nabi Muhammad SAW memerintahkan para sahabat agar menguburkan para syuhada yang gugur di tempatnya masing-masing tanpa perlu dipindahkan ke tempat lain.
Semoga ulasan tentang alasan mengapa jenazah umat Islam wajib diurus secara baik dan benar menurut ajaran Islam. (Anne)
