Konten dari Pengguna

Alasan Kenapa Babi itu Haram bagi Umat Islam

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 2 menit

google
Tambah ke Prefensi Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi kenapa babi itu haram, sumber: www.pixabay.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi kenapa babi itu haram, sumber: www.pixabay.com

Babi menjadi salah satu binatang yang diharamkan untuk dimakan bagi umat Muslim. Beberapa binatang yang haram untuk dimakan menurut Islam diantaranya, babi, anjing, ular, bangkai, serta hewan yang disembelih tidak atas nama Allah. Beberapa alasan yang mendasari haram tidaknya beberapa hewan adalah faktor kebersihan dari binatang tersebut dan kemungkinan timbulnya bahaya apabila mengonsumsinya. Islam telah menelaah faktor bahaya dan keburukan yang akan ditimbulkan oleh babi sebelum menyatakan haram untuk dikonsumsi. Pelajari alasan kenapa babi itu haram bagi umat Islam, supaya tidak ada lagi pertanyaan juga keraguan akan sebab diharamkannya babi untuk dikonsumsi oleh umat Islam.

Inilah Alasan Kenapa Babi itu Haram bagi Umat Muslim

Kenapa babi itu haram dalam Islam, karena babi memuat bakteri yang berbahaya, dan menjijikkan, dikarenakan babi senang dan suka pada tempat-tempat yang kotor. Mengenai bahayanya babi, sekarang sudah menjadi kesepakatan para dokter bahwasannya mereka membuktikan jika daging babi itu mengandung bahaya yang datang dari makanannya yang kotor. Orang yang memakan daging babi akan timbul dalam tubuhnya cacing-cacing pita, bagi satu cacing di samping cacing lain yang disebut bulu siput.

Ilustrasi kenapa babi itu haram, sumber: www.pixabay.com

Mengutip dari skripsi dengan judul Keharaman Babi dalam Al-Qur’an (Telaah Penafsiran Ayat-Ayat Keharaman Babi dengan Pendekatan Sains) (2017:3) yang ditulis oleh Tamlika Bin Achmad Mu’idi, banyak sekali artikel-artikel yang menjelaskan bahwa babi ini sebagai sumber protein yang besar. Akan tetapi apabila di tinjau lebih dalam lagi, di dalam tubuh babi ini banyak mengandung cacing-cacing atau lebih dikenal sabagai “parasit” yang akan mengakibatkan penyakit.

Cacing adalah golongan hewan yang mempunyai banyak sel dan dengan tubuh yang bentuknya simetris bilateral. Filum cacing yang penting bagi kesehatan manusia filum yang penting bagi kesehatan adalah Playhelminthes dan filum Nemathelminthes. Terdapat dua kelas yang penting dalam filum Platyhelminthes, yaitu kelas Cestoda dan kelas trematoda, sedangkan kelas Nematoda yang ada di dalam filum Nemathelminthes banyak sspesis cacingnya yang dapat menyebabkan penyakit pada manusia maupun hewan.

Dalam Q.S. Al-Baqarah ayat 173 dijelaskan:

“Sesungguhnya Allah hanya mengharamkan bagimu bangkai, darah, daging babi, dan binatang yang (ketika disembelih) disebut (nama) selain Allah. Tetapi barang siapa dalam keadaan terpaksa (memakannya) sedang dia tidak menginginkannya dan tidak (pula) melampaui batas, Maka tidak ada dosa baginya. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang”.

Ilustrasi kenapa babi itu haram, sumber: www.pixabay.com

Alasan konkret kenapa babi itu haram bagi umat Islam ialah sebab dari bahaya yang dapat ditimbulkannya. Islam tidak akan menafikan bahwa sesutau itu haram tanpa perhitungan yang matang. Tentu Allah akan menjamin kebaikan dan keselamatan hamba-Nya dengan melarang mendekati hal-hal yang berpotensi membahayakan. (RHM)