Konten dari Pengguna

Alasan Kita Harus Beriman Kepada Nabi dan Rasul

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Mengapa kita harus beriman kepada Nabi dan Rasul (Foto: Madrosah Sunnah | Unsplash.com)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Mengapa kita harus beriman kepada Nabi dan Rasul (Foto: Madrosah Sunnah | Unsplash.com)

Dalam agama Islam terdapat Rukun Iman yang harus diimani oleh umatnya. Rukun Iman ada 6 dan salah satunya adalah iman kepada Nabi dan Rasul. Mengapa kita harus beriman kepada Nabi dan Rasul?

Segala sesuatu yang diperintahkan oleh Allah SWT adalah demi kebaikan makhluk-Nya. Oleh karena itu, sebagai umat Muslim kita harus selalu menjalani perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya.

Baca juga: 6 Rukun Iman yang Wajib Dihafal dan Dipahami oleh Umat Muslim

Mengapa Kita Harus Beriman Kepada Nabi dan Rasul?

Ilustrasi Mengapa Kita Harus Beriman Kepada Nabi dan Rasul (Foto: Muhammad Adil | Unsplash.com)

Yusmansyah dalam buku Akidah dan Akhlak untuk Kelas VII MTs (2008) menjelaskan Nabi adalah seorang pembawa berita dari Tuhan dan Rasul adalah utusan Allah SWT yang membawa pesan atau diberikan wahyu untuk disampaikan kepada manusia.

Menurut para ulama, yang membedakan Nabi dan Rasul adalah:

  • Nabi diberi pesan (wahyu) untuk dirinya sendiri tanpa adanya kewajiban untuk menyampaikan wahyu tersebut kepada manusia lain.

  • Rasul merupakan mereka yang menerima wahyu dari Allah dan memiliki kewajiban untuk menyampaikan wahyu tersebut kepada manusia lain.

Jadi, semua Rasul adalah Nabi, tetapi tidak semua Nabi merupakan Rasul.

Mengapa kita harus beriman kepada Nabi dan Rasul? Beriman kepada Nabi dan Rasul artinya adalah mempercayai dan meyakini dengan sepenuh hati bahwa Allah SWT telah memilih orang-orang tertentu sebagai utusan untuk menyampaikan wahyu kepada umat manusia.

Nabi dan Rasul adalah manusia biasa, yang membedakan dengan manusia lainnya adalah mereka diberikan wahyu oleh Allah SWT. Hal ini dijelaskan dalam firman Allah:

Katakanlah (Muhammad), “Sesungguhnya aku ini hanya seorang manusia biasa seperti kamu, yang menerima wahyu, bahwa sesungguhnya Tuhan kamu itu adalah Tuhan Yang Esa.” (QS. Al-Kahfi ayat 110)

Wahyu yang diberikan kepada para Nabi dan Rasul berisi tuntunan tentang hidup, ajaran atau syariat agama, kabar gembira (surga) bagi orang-orang taat, serta kabar menyedihkan (neraka) bagi mereka yang ingkar.

Dengan beriman kepada Nabi dan Rasul, manusia bisa mengetahui bagaimana cara beribadah dan cara hidup dengan benar sehingga akan selamat di dunia dan akhirat. Beriman kepada Nabi dan Rasul juga merupakan bukti bahwa kita termasuk orang yang beriman dan menerima kebenaran (mukmin). Berikut ini firman Allah SWT:

Barangsiapa yang menaati Rasul (Muhammad), maka sesungguhnya dia telah menaati Allah. Dan barangsiapa yang berpaling (dari ketaatan itu), maka Kami tidak mengutusmu untuk menjadi pemelihara bagi mereka. (QS. An-Nisa ayat 80).

Itulah alasan mengapa kita harus beriman kepada Nabi dan Rasul. Untuk membuktikannya, kita harus selalu meneladani segala perbuatan baik para Nabi dan Rasul. (KRIS)