Konten dari Pengguna

Alasan Magnet yang Kuat akan Memisahkan Campuran antara Besi dan Alumunium

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Alasan Magnet yang Kuat akan Memisahkan Campuran antara Besi dan Alumunium                                                 Foto:Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Alasan Magnet yang Kuat akan Memisahkan Campuran antara Besi dan Alumunium Foto:Unsplash

Dalam materi kemagnetan, siswa akan mempelajari mengenai sifat dan peristiwa berdasarkan sifat magnet. Magnet yang kuat akan memisahkan campuran antara besi dan alumunium. Ketahui alasannya dalam artikel berikut ini.

Baca juga: Penyebab Jarum Menempel pada Batang Magnet.

Magnet yang Kuat akan Memisahkan Campuran antara Besi dan Alumunium

Magnet yang Kuat akan Memisahkan Campuran antara Besi dan Alumunium Foto:Unsplash

Magnet berasal dari kata dalam bahasa Yunani, magnesia. Pengertian magnet terdapat dalam buku Super Complete SMP/MTs 7, 8, 9 yang disusun oleh Elis Khoerunnisa, Putrianikhairun Nisa, Ika Rustiani (2020:379).

Dijelaskan dalam buku tersebut, magnet adalah benda yang dapat menarik benda-benda yang terbuat dari logam seperti baja dan jenis logam lainnya.

Untuk dapat mengetahui alasan magnet yang kuat akan memisahkan campuran antara besi dan alumunium, terlebih dahulu kita ketahui sifat magnet. Berdasarkan sifat bahan pembentuk magnet, magnet dapat dibedakan menjadi:

  1. Magnet keras, adalah magnet yang sulit dijadikan magnet, tetapi setelahnya akan menyimpan kemagnetannya dalam jangka waktu lama. Contohnya kobalt, baja, dan akomak.

  2. Magnet lentur, yaitu magnet yang bahannya mudah dijadikan magnet, namun tidak mampu menyimpan kemagnetannya dalam waktu yang lama. Misalnya besi.

Berdasarkan sifat kemagnetannya, magnet dapat dibedakan menjadi:

  1. Bahan feromagnetik, yakni bahan yang dapat ditarik oleh magnet dengan kuat. Contohnya nikel, baja, dan besi.

  2. Bahan paragmanetik, adalah bahan yang hanya sedikit ditarik oleh magnet. Misalnya alumunium, platina, kayu, dan tembaga.

  3. Bahan diamagnetik, yaitu bahan yang sedikit ditolak oleh magnet dengan lemah. Contohnya timah, emas, bismuth, dan merkuri.

Ilustrasi Magnet yang Kuat akan Memisahkan Campuran antara Besi dan Alumunium Foto:Unsplash

Adapun beberapa sifat magnet yang dapat diamati antara lain sebagai berikut:

  1. Magnet dapat menarik benda. Sifat inilah yang menjadi alasan magnet yang kuat akan memisahkan campuran antara besi dan alumunium. Seperti kita ketahui besi bersifat feromagnetik sehingga dapat ditarik kuat oleh magnet, sedangkan alumunium termasuk dalam paragmanetik yang membuatnya tidak dapat ditarik oleh magnet.

  2. Medan magnet membentuk gaya magnet. Gaya magnet tidak hanya berada di kutub, melainkan juga di sekitar magnet yang disebut medan magnet.

  3. Magnet memiliki dua kutub. Kutub tersebut adalah kutub utara dan kutub selatan.

  4. Sifat magnet dapat hilang. Terbakar atau sering terjatuh dapat menyebabkan sifat magnet hilang atau melemah.

  5. Kutub magnet sejenis dan tidak sejenis. Jika kutub magnet sejenis akan tolak menolak, sedangkan kutub magnet tidak sejenis akan tarik menarik.

Sifat kemagnetan yang dimiliki menjadi alasan magnet yang kuat akan memisahkan campuran antara besi dan alumunium. Besi yang bersifat feromagnetik akan mudah dipisahkan dengan alumunium yang termasuk bahan paragmanetik.(DK)