Konten dari Pengguna

Alasan Mengapa Banyak Daerah yang Kekurangan Air Bersih

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Mengapa banyak daerah yang kekurangan air bersih. Sumber: unsplash.com
zoom-in-whitePerbesar
Mengapa banyak daerah yang kekurangan air bersih. Sumber: unsplash.com

Air bersih merupakan salah satu kebutuhan primer bagi semua makhluk hidup. Mulai dari manusia, tumbuhan, dan juga hewan, semuanya menggantungkan hidupnya pada ketersediaan air bersih di bumi. Sayangnya, kini banyak daerah yang justru kekurangan air bersih dan memberikan dampak buruk bagi kehidupan. Sebenarnya mengapa banyak daerah yang kekurangan air bersih?

Baca Juga: Air Tanah sebagai Solusi untuk Permasalahan Krisis Air Bersih

Alasan Mengapa Banyak Daerah yang Kekurangan Air Bersih

Mengapa banyak daerah yang kekurangan air bersih. Sumber: unsplash.com

Mengutip dari laman bpbd.bogorkab.go.id, krisis air bersih adalah permasalahan lingkungan yang kini dialami oleh banyak negara, termasuk Indonesia. Bahkan masalah ini juga masuk ke dalam program Sustainable Development Goals yang disepakati oleh 193 negara.

Jadi, sebenarnya mengapa banyak daerah yang kekurangan air bersih? Berikut ini adalah berbagai faktor penyebab banyak daerah kekurangan air bersih yang dapat Anda pahami.

1. Iklim

Iklim menjadi salah satu faktor penyebab yang memberikan pengaruh besar pada ketersediaan air bersih di suatu daerah. Daerah yang mempunyai iklim curah hujan tinggi sudah pasti akan memiliki persediaan air bersih yang banyak. Begitu juga sebaliknya.

Contohnya seperti di beberapa negara Benua Afrika yang memiliki curah hujan rendah sehingga banyak masyarakatnya yang kekurangan air bersih.

2. Geologi

Geologi juga menjadi faktor lain yang berpengaruh terhadap ketersediaan air bersih. Sebab, batuan geologi ini berfungsi untuk menampung dan juga membawa air keluar dari tanah yang sering juga disebut dengan mata air.

Misalnya, negara Arab yang memiliki curah hujan rendah, tetapi memiliki batuan akuifer yang bisa menjadi sumber mata air. Hal inilah yang membuat masyarakat Arab bisa mendapatkan air bersih dari sumber mata air tersebut.

3. Polusi

Tanpa disadari, polusi di suatu daerah juga memengaruhi ketersediaan air bersih. Apalagi polusi tidak hanya terjadi di udara, tetapi juga di air sehingga membuat kualitas air di suatu daerah menjadi buruk.

Pencemaran air ini akan membuat kualitasnya menjadi tidak layak digunakan untuk berbagai keperluan sehari-hari. Umumnya, kondisi air yang buruk terjadi akibat limbah pabrik dan limbah rumah tangga yang tidak dikelola dengan baik.

Itulah alasan mengapa banyak daerah yang kekurangan air bersih yang menarik untuk diketahui. (Anne)