Alasan Mengapa Kita Harus Meneladani Sifat Al-Alim

Penulis kumparan
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Asmaul Husna terdiri dari sekumpulan nama-nama Allah Swt. yang dapat diteladani oleh setiap umat muslim. Salah satunya adalah sifat Al-Alim. Lantas, mengapa kita harus meneladani sifat Al-Alim dalam Asmaul Husna?
Pada dasarnya, meneladani sifat-sifat Allah Swt. dalam Asmaul Husna memang sangat penting bagi setiap muslim. Dengan begitu, maka setiap muslim senantiasa akan menerapkan perilaku baik sebagaimana yang diajarkan dalam agama.
Mengapa Kita Harus Meneladani Sifat Al-Alim dalam Asmaul Husna?
Mengutip dari buku Rahasia Keajaiban Asmaul Husna, Syafi’ie el-Bantanie (hal 39), Al-Alim artinya adalah Yang Maha Mengetahui. Sedangkan definisinya menurut bahasa adalah sesuatu yang demikian jelas.
Dengan kata lain, Al-Alim bisa diartikan sebagai Allah Swt. yang Maha Mengetahui segala sesuatu, baik itu yang terlihat maupun yang tersembunyi. Bahkan Allah Swt. juga dapat mengetahui segala sesuatu yang sudah terjadi maupun yang belum terjadi.
Lantas, mengapa kita harus meneladani sifat Al-Alim? Tentu saja hal ini karena Al-Alim memberikan banyak manfaat dan juga dampak positif bagi kehidupan umat muslim. Adapun berbagai dampak positif yang bisa dirasakan dengan meneladani sifat Al-Alim adalah sebagai berikut.
Membuat umat muslim jadi lebih semangat dalam mencari ilmu pengetahuan, khususnya yang berkaitan dengan ilmu pengetahuan agama.
Membuat umat muslim jadi lebih rajin belajar dan membaca setiap harinya.
Membuat umat muslim akan selalu terdorong untuk mencari ilmu pengetahuan dimanapun dan kapanpun.
Membuat umat muslim tidak bersikap sombong meskipun sudah memiliki banyak ilmu. Hal ini karena pada dasarnya, ada Allah Swt. yang senantiasa mengetahui semua ilmu.
Membuat umat muslim merasa selalu haus akan ilmu karena ilmu yang dimilikinya masih sedikit.
Umat muslim bisa meneladani sifat Al-Alim ini dengan rajin menuntut ilmu untuk menunjukkan bahwa dirinya mencari sang Khaliq. Selain itu, niat mencari ilmu ini juga menjadi bukti seorang muslim yang selalu ingin dekat dengan Allah Swt.
Dalam Surat Al-Mujadalah ayat 11, dijelaskan bahwa seorang muslim yang memiliki ilmu tinggi akan memiliki derajat yang mulia. Berikut adalah bunyi ayatnya.
يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْٓا اِذَا قِيْلَ لَكُمْ تَفَسَّحُوْا فِى الْمَجٰلِسِ فَافْسَحُوْا يَفْسَحِ اللّٰهُ لَكُمْۚ وَاِذَا قِيْلَ انْشُزُوْا فَانْشُزُوْا يَرْفَعِ اللّٰهُ الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا مِنْكُمْۙ وَالَّذِيْنَ اُوْتُوا الْعِلْمَ دَرَجٰتٍۗ وَاللّٰهُ بِمَا تَعْمَلُوْنَ خَبِيْرٌ
Artinya, "Wahai orang-orang yang beriman, apabila dikatakan kepadamu "Berilah kelapangan di dalam majelis-majelis," lapangkanlah, niscaya Allah akan memberi kelapangan untukmu. Apabila dikatakan, "Berdirilah," (kamu) berdirilah. Allah niscaya akan mengangkat orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu beberapa derajat. Allah Maha teliti terhadap apa yang kamu kerjakan."
Baca Juga: Arti Al-Wahid dalam Asmaul Husna dan Dalilnya
Itu dia alasan mengapa kita harus meneladani sifat Al-Alim dalam Asmaul Husna yang menarik untuk diketahui setiap muslim. Jadi, jangan ragu untuk mencari ilmu sebanyak-banyaknya, ya. (Anne)
