Konten dari Pengguna

Alasan Mengapa Patung Disebut sebagai Karya Seni Tiga Dimensi

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Mengapa patung disebut sebagai karya seni tiga dimensi. Sumber: pexels.com
zoom-in-whitePerbesar
Mengapa patung disebut sebagai karya seni tiga dimensi. Sumber: pexels.com

Karya seni rupa terbagi menjadi dua jenis, yakni seni rupa dua dimensi dan tiga dimensi. Adapun patung merupakan karya seni rupa tiga dimensi. Lantas, sebenarnya mengapa patung disebut sebagai karya seni tiga dimensi?

Tentu ada alasan tersendiri yang membuat patung disebut sebagai salah satu hasil karya seni tiga dimensi. Apalagi jika dilihat dari bentuknya, patung memang memiliki wujud yang jelas berbeda dengan seni rupa dua dimensi.

Mengapa Patung Disebut sebagai Karya Seni Tiga Dimensi?

Mengapa patung disebut sebagai karya seni tiga dimensi. Sumber: pexels.com

Mengutip dari buku Mandiri Belajar Tematik SD/MI Kelas 6 Semester 2, Desi Damayanti dan Tim Bmedia (2021:56), alasan mengapa patung disebut karya seni rupa tiga dimensi adalah karena karya seni ini memiliki ukuran panjang, lebar, dan tinggi sehingga bisa dilihat dari segala arah.

Adapun pengertian seni menurut Koentjaraningrat adalah suatu ide atau gagasan yang timbul dari manusia yang kemudian diwujudkan atau direalisasikan dalam bentuk sebuah benda yang akhirnya disebut sebagai karya seni.

Sedangkan seni patung merupakan sebuah jenis karya tiga dimensi yang bentuknya dibuat dengan metode subtraktif (mengurangi bahan seperti memotong dan menatah) atau aditif (membuat model lebih dulu seperti mengecor dan mencetak).

Dalam pembuatannya, terdapat berbagai teknik membuat patung yang perlu diketahui, antara lain sebagai berikut.

1. Teknik Pahat

Teknik pahat adalah teknik membuat karya seni dengan membuang bahan-bahan yang tidak digunakan. Alat yang dipakai antara lain martil atau palu, pahat, kikir, dan lainnya.

2. Teknik Ukir

Teknik ukir biasanya dilakukan pada objek yang mempunyai permukaan keras, seperti patung. Selain itu, teknik ini juga kerap digunakan pada pembuatan patung berbahan dasar lunak dan sedang.

3. Teknik Butsir

Teknik butsir bisa digunakan pada material berupa tanah liat, batu, kayu, logam, dan lain sebagainya. Teknik ini dilakukan dengan menambah dan mengurangi bahan.

4. Teknik Konstruksi

Teknik konstruksi dapat mencakup perencanaan, perancangan, dan juga pembuatan patung. Jadi, bahan yang digunakan akan dicampur dan disambung membentuk seperti model objek yang diinginkan.

5. Teknik Cor

Teknik yang satu ini dilakukan dengan cara menuangkan bahan cair atau lunak pada cetakan. Umumnya, teknik ini menggunakan material semen dan logam cair.

Baca Juga: Bahan Pembuat Patung dan Teknik Pembuatannya

Demikian informasi mengenai alasan mengapa patung disebut karya seni rupa tiga dimensi yang menarik untuk diketahui. Semoga bermanfaat, ya. (Anne)