Konten dari Pengguna

Alasan Mengapa Teks Eksplanasi Harus Bersifat Faktual

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Alasan Mengapa Teks Eksplanasi Harus Bersifat Faktual (Foto: Rey Seven | Unsplash.com)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Alasan Mengapa Teks Eksplanasi Harus Bersifat Faktual (Foto: Rey Seven | Unsplash.com)

Dalam bahasa Indonesia, kita mengenal berbagai jenis teks. Salah satunya adalah teks eksplanasi. Salah satu ciri teks eksplanasi adalah sifatnya yang faktual. Mengapa teks eksplanasi harus bersifat faktual?

Apa alasannya? Untuk bisa menjawabnya, kalian juga harus memahami pengertian, ciri, struktur, dan tujuan dari teks eksplanasi. Simak penjelasan tentang teks eksplanasi dalam artikel ini.

Baca juga: Mengenal Teks Eksplanasi dalam Bahasa Indonesia dan Strukturnya

Pengertian dan Ciri Teks Eksplanasi

Ilustrasi Pengertian dan Ciri Teks Eksplanasi (Foto: Roman Kraft | Unsplash.com)

Apa pengertian teks eksplanasi? Dikutip dari Cara Cepat Menguasai Bahasa Indonesia SMA/MA Kelas X, XI, XII oleh Rianto (2019), teks eksplanasi adalah teks yang berisi tentang proses mengapa dan bagaimana suatu peristiwa alam, sosial, budaya, dan ilmu pengetahuan lainnya bisa terjadi.

Teks eksplanasi memiliki ciri-ciri yang membedakan dengan teks lainnya. Ciri-ciri teks eksplanasi adalah:

  • Memaparkan atau menjelaskan informasi tentang mengapa dan bagaimana suatu fenomena terjadi.

  • Fenomena tersebut dapat berupa fenomena alam atau sosial.

  • Memuat penjelasan yang bersifat ilmiah dan sistematis.

  • Memaparkan urutan kejadian tentang bagaimana suatu fenomena terjadi.

  • Informasi yang dimuat berdasarkan fakta (faktual).

Struktur Teks Eksplanasi

Teks eksplanasi juga memiliki struktur yang membangun. Berikut ini struktur teks eksplanasi:

  • Judul. Judul pada teks eksplanasi menggambarkan fenomena yang hendak dijelaskan.

  • Pernyataan umum. Pernyataan umum pada teks eksplanasi bisa berisi berbagai hal seperti definisi fenomena yang dijelaskan, karakteristik umum, atau bisa juga mengapa suatu fenomena terjadi.

  • Urutan proses terjadinya fenomena. Bagian ini menjelaskan urutan bagaimana terjadinya atau bagaimana cara bekerjanya atau syarat kondisi terjadinya suatu fenomena.

  • Penutup/simpulan. Penutup/simpulan ini bisa berisi simpulan atau opini dari penulis terhadap fenomena yang sudah dijelaskan.

Tujuan dan Kaidah Kebahasaan Teks Eksplanasi

Setiap teks memiliki tujuan masing-masing. Teks eksplanasi bertujuan untuk:

  • Menjelaskan fenomena yang terjadi.

  • Menjelaskan sebab-akibat suatu peristiwa.

Teks eksplanasi juga memiliki kaidah kebahasaan yang membuat teks eksplanasi berbeda dengan jenis teks lainnya. Kaidah kebahasaan teks eksplanasi adalah sebagai berikut:

  • Memuat istilah

  • Memuat nomina

  • Memuat verba material dan tingkah laku

  • Menggunakan konjungsi temporer

  • Menggunakan konjungsi kausalitas

Dari penjelasan diatas, dapat disimpulkan bahwa teks eksplanasi harus bersifat faktual karena fenomena yang dijelaskan dalam teks eksplanasi bersifat ilmiah dan sistematis.

Itulah penjelasan tentang teks eksplanasi. Dalam bahasa Indonesia masih banyak jenis teks lain yang harus kalian ketahui. Semoga informasi ini bermanfaat. (KRIS)