Konten dari Pengguna

Alasan Sampah Plastik dapat Mencemari Lingkungan

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

ยทwaktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Mengapa sampah plastik dapat mencemari lingkungan (Foto: Brian Yurasits | Unsplash.com)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Mengapa sampah plastik dapat mencemari lingkungan (Foto: Brian Yurasits | Unsplash.com)

Manusia selalu menghasilkan sampah setiap hari. Sampah dibagi menjadi sampah organik dan organik. Perbedaannya adalah sampah organik mudah terurai dan sampah anorganik sulit atau tidak bisa terurai. Salah satu sampah anorganik yang menimbulkan banyak masalah adalah plastik. Mengapa sampah plastik dapat mencemari lingkungan?

Tentunya kita tidak ingin lingkungan menjadi tercemar. Karena lingkungan yang tercemar memberikan dampak yang buruk. Bagaimana cara untuk menanggulangi pencemaran lingkungan? Simak jawabannya dalam artikel ini.

Baca juga: Foto: Menyulap Botol Bekas Jadi Perabot Rumah Tangga

Mengapa Sampah Plastik dapat Mencemari Lingkungan?

Ilustrasi Mengapa Sampah Plastik dapat Mencemari Lingkungan (Foto: Tanvi Sharma | Unsplash.com)

Dihimpun dari Pengantar Kesehatan Lingkungan yang disusun oleh Mubarak, dkk (2021), berdasarkan Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah, sampah didefinisikan sebagai sisa dari kegiatan sehari-hari manusia dan/atau proses alam yang berbentuk padat.

Sampah anorganik bisa berasal dari kegiatan rumah tangga, industri, perkantoran, tempat wisata, dan lain-lain. Beberapa contoh sampah anorganik adalah plastik, kaca, logam, kaleng, karet, dan sebagainya.

Karena sampah anorganik sulit terurai, masih ada orang yang memilih untuk membakar atau menimbun sampah. Sayangnya, cara ini salah dan justru mencemari lingkungan. Mengapa sampah plastik dapat mencemari lingkungan? Karena sampah plastik bisa menimbulkan asap yang beracun.

Jika sampah plastik dan sampah anorganik lainnya ditimbun juga akan mencemari tanah. Namun jika sampah plastik dibiarkan begitu saja, lama kelamaan limbah ini akan berubah menjadi partikel kecil karena faktor iklim dan cuaca.

Ketika menjadi partikel kecil (mikroplastik) itulah limbah plastik bisa ikut termakan oleh hewan dan ketika hewan tersebut dikonsumsi manusia, maka partikel plastik bisa ikut masuk ke tubuh manusia.

Menanggulangi Pencemaran Lingkungan

Dikutip dari Pendidikan Lingkungan Hidup untuk SD/MI Kelas 5 oleh Suherneti, dkk (2009), upaya untuk menanggulangi pencemaran lingkungan bisa dilakukan dengan dua cara, yaitu dengan pencegahan (preventif) dan perbaikan (rehabilitasi). Berikut ini penjelasannya:

Cara Pencegahan

Cara ini bisa dilakukan sebelum pencemaran lingkungan terjadi. Upaya pencegahan lebih mudah untuk dilakukan dan tidak memerlukan biaya yang besar. Beberapa upaya yang bisa dilakukan adalah:

  • tidak membuang sampah atau limbah ke sungai atau saluran air lain

  • membatasi atau mengurangi penggunaan kendaraan bermotor

  • tidak menimbun sampah anorganik di dalam tanah

Cara Perbaikan

Cara ini bisa dilakukan ketika pencemaran lingkungan sudah terjadi. Berbeda dengan cara pencegahan, cara perbaikan ini sulit dilakukan dan akan memakan biaya yang besar. Beberapa upaya yang bisa dilakukan adalah:

  • membersihkan sungai dari sampah yang menumpuk

  • menciptakan dan menggunakan kendaraan bertenaga listrik atau tenaga surya

  • melakukan penghijauan di area yang kritis dan pada hutan yang gundul

Itulah alasan mengapa sampah plastik dapat mencemari lingkungan dan beberapa upaya untuk menanggulangi pencemaran lingkungan. Semoga bermanfaat. (KRIS)