Alasan Sangiran Dipilih UNESCO Sebagai Salah Satu Situs Warisan Dunia

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Sangiran yang dikenal sebagai salah satu situs warisan dunia yang cukup terkenal di Indonesia, bahkan Asia. Hal ini karena alasan Sangiran dipilih UNESCO sebagai salah satu situs warisan dunia adalah Sangiran menjadi pusat perkembangan manusia purba. Untuk mengetahuinya secara lengkap, langsung saja kita simak ulasan lengkapnya dalam artikel berikut.
Alasan Sangiran Dipilih UNESCO
Indonesia merupakan salah satu negara di dunia yang yang cukup dikenal dengan kekayaan alam dan kebudayaan yang tersimpan di dalamnya. Tak hanya itu, Indonesia bahkan memiliki suatu daerah khusus yang dijadikan sebagai salah satu situs warisan dunia. Situs ini berlokasi di Sangiran. Mengapa Sangiran dipilih sebagai salah satu situs warisan dunia?
Pembahasan lengkap mengenai alasan Sangiran dipilih UNESCO sebagai salah satu situs warisan bersejarah dipaparkan secara lengkap dalam buku berjudul Prasejarah Indonesia yang disusun oleh Arfan Diansyah, Flores Tanjung, Abdul Haris Nasution (2019: 122). Dalam buku tersebut menjelaskan bahwa ditinjau dari aspek paleoantropologis, paleontologis, arkeologis, maupun geologis, Situs Sangiran merupakan situs manusia purba dari Kala Plestosen yang paling lengkap dan paling penting di Indonesia, bahkan Asia.
Masih dalam buku yang sama juga dipaparkan bahwa lapisan tanah tua berfosil di kawasan Situs Sangiran dipandang sebagai laboratorium alam yang sangat langka di dunia. Sangiran oleh para ahli dinilai sebagai salah satu pusat evolusi manusia di dunia dan dipakai sebagai tolok ukur kajian proses evolusi manusia dan lingkungan purbanya. Potensi situs yang demikian itu menyebabkan UNESCO pada Desember 1996 menetapkan Sangiran sebagai Situs Warisan Dunia (World Heritage Site).
Situs Sangiran yang terletak di wilayah Kabupaten Sragen dengan luas 59,21 kilometer persegi ini merupakan lokasi ditemukannya sekitar 100 fosil manusia purba. Bahkan berbagai macam fosil homo erectus yang berada di dunia dapat ditemukan di situs ini. Di Sangiran juga telah ditemukan bagian-bagian tubuh pithecanthropus yang belum pernah ditemukan sebelumnya seperti tulang muka dan dasar tengkorak.
Hal tersebut membuat situs Sangiran memiliki peran penting bagi perkembangan dunia ilmu pengetahuan, khususnya mengenai pemahaman manusia purba dan lingkungan masa lalu. Situs Sangiran ini akhirnya ditetapkan oleh UNESCO dengan nama the Sangiran Early Man Site sebagai warisan budaya dunia nomor 593 pada tanggal 5 Desember 1996.
Pemaparan lengkap mengenai alasan situs Sangiran dipilih sebagai salah satu situs warisan dunia ini dapat Anda ketahui untuk memperluas pengetahuan tentang situs warisan dunia yang terletak di Indonesia. (DAP)
