Alasan Semboyan Bhinneka Tunggal Ika Mencerminkan Bangsa dan Negara Indonesia

Penulis kumparan
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Bhinneka Tunggal Ika merupakan semboyan bangsa Indonesia. Mengapa semboyan semboyan Bhinneka Tunggal Ika mencerminkan bangsa dan negara Indonesia?
Bagi masyarakat Indonesia, Bhinneka Tunggal Ika tak hanya semboyan yang harus dipegang teguh. Semboyan tersebut juga memiliki peranan yang sangat penting dalam seluruh aspek kehidupan masyarakat di tanah air.
Alasan Mengapa Semboyan Semboyan Bhinneka Tunggal Ika Mencerminkan Bangsa dan Negara Indonesia
Bagi masyarakat Indonesia, semboyan Bhinneka Tunggal Ika pasti sudah tidak asing lagi untuk didengar. Bhinneka Tunggal Ika telah diakui sebagai semboyan bangsa berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 66 Tahun 1951 tentang Lambang Negara.
Selain itu juga dipertegas dalam Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2009 tentang Bendera, bahasa dan lambang Negara serta Lagu Kebangsaan.
Lalu mengapa semboyan semboyan Bhinneka Tunggal Ika mencerminkan bangsa dan negara Indonesia? Bhinneka Tunggal Ika memiliki arti meskipun berbeda-beda tetapi tetap satu.
Indonesia merupakan negara yang memiliki beragam ras, suku, kebudayaan, agama, hingga bahasa. Alasan semboyan ini mencerminkan bangsa dan negara adalah karena mengisyaratkan bahwa perbedaan tersebut bukanlah penghalang dan pemecah bangsa.
Perbedaan-perbedaan di tanah air yang menjadi pemersatu bangsa dan negara. Dikutip dari buku Indonesiaku Bhinneka Tunggal Ika, Ningsih, et al (2022), Bhinneka Tunggal Ika merupakan sebuah karakter yang membentuk identitas nasional.
Semboyan Bhinneka Tunggal Ika memiliki peranan bagi masyarakat Indonesia. Pasalnya semboyan yang satu ini dapat menumbuhkan rasa nasionalisme di dalam setiap individu.
Tokoh yang Mengusulkan Bhinneka Tunggal Ika
Tokoh yang mengusulkan semboyan Bhinneka Tunggal Ika adalah Mohammad Yamin. Beliau mengusulkan semboyan tersebut pada sidang BPUPKI yang pertama. Mohammad Yamin mengusulkan semboyan itu karena melihat bahwa Bhinneka Tunggal Ika dapat menyatukan Nusantara pada masa Kerajaan Majapahit.
Karena hal itu, beliau yakin bahwa semboyan tersebut cocok dan sesuai untuk diimplementasikan ke dalam kehidupan bangsa. Setelah beliau menyebut semboyan tersebut, I Gusti Bagus Sugriwa yang duduk di sebelahnya menyambung dengan ungkapan tan hana dharma mangrwa.
Baca juga: Penjelasan Kesesuaian Bhinneka Tunggal Ika dengan Nilai Pancasila
Mengapa semboyan semboyan Bhinneka Tunggal Ika mencerminkan bangsa dan negara Indonesia? Karena semboyan Bhinneka Tunggal Ika mencerminkan perbedaan yang menjadi pemersatu bangsa. (FAR)
