Konten dari Pengguna

Alasan Serangga dapat Berjalan pada Permukaan Air Berdasarkan Sifat Zat

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Alasan Serangga dapat Berjalan pada Permukaan Air  Foto:Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Alasan Serangga dapat Berjalan pada Permukaan Air Foto:Unsplash

Pernahkah kalian memperhatikan serangga yang hinggap dan berjalan-jalan di atas permukaan air? Serangga dapat berjalan pada permukaan air karena adanya tegangan permukaan. Simak ulasannya berdasarkan sifat zat berikut ini.

Baca juga: Perbedaan Peristiwa Mencair dan Menguap dalam Perubahan Wujud Zat.

Alasan Serangga dapat Berjalan pada Permukaan Air

Ilustrasi Serangga dapat Berjalan pada Permukaan Air Foto:Unsplash

Zat atau benda dapat dikelompokkan menjadi tiga wujud, yaitu zat padat, cair, dan gas. Pengertian zat dapat ditemukan dalam buku Bahas Tuntas 1001 Soal Fisika SMP Kelas VII, VIII, IX yang disusun oleh Arif Alfatah, Muji Lestari (2009:10). Diambil dari buku tersebut, zat didefinisikan sebagai sesuatu yang memiliki massa dan menempati ruang.

Masing-masing zat memiliki sifat yang membedakannya dengan wujud lain. Sifat zat antara lain sebagai berikut.

  1. Padat: bentuk dan volume tetap.

  2. Cair: bentuk berubah dan volume tetap.

  3. Gas: bentuk dan volume berubah-ubah.

Adapun peristiwa yang terjadi berdasarkan sifat zat adalah sebagai berikut.

1. Kohesi dan Adhesi.

Kohesi adalah gaya tarik-menarik antara partikel-partikel yang sejenis, sedangkan adhesi merupakan gaya tarik-menarik antara partikel-partikel yang tidak sejenis.

2. Kapilaritas.

Kapilaritas adalah peristiwa naik atau turunnya zat cair dalam pipa kapiler (celah sempit). Contoh gejala kapilaritas antara lain:

  • Meresapnya air pada dinding rumah.

  • Naiknya air dari tanah sampai ke daun.

  • Meresapnya minyak melalui sumbu kompor.

  • Meresapnya air pada kertas atau kain.

Pada peristiwa kapilaritas, berlaku asas bejana berhubungan, yaitu sama tingginya permukaan zat cair jika bejana berhubungan diisi dengan zat cair sejenis. Asas bejana berhubungan tidak berlaku jika terdapat pipa kapiler pada bejana.

Peristiwa Serangga dapat Berjalan pada Permukaan Air Foto:Unsplash

3. Tegangan Permukaan.

Tegangan permukaan zat cair adalah kecenderungan permukaan zat cair untuk meregang, sehingga permukaan seperti ditutupi oleh suatu selaput elastis. Adanya tegangan permukaan dapat menyebabkan benda yang massa jenisnya lebih tinggi daripada air dapat terapung.

Contoh peristiwa tegangan permukaan yaitu.

  • Serangga dapat berjalan pada permukaan air.

  • Jarum dapat terapung pada permukaan air.

Serangga dapat berjalan pada permukaan air karena adanya tegangan permukaan. Tegangan permukaan membuat kaki serangga membentuk lekukan dalam air, sehingga seolah-olah permukaan air bersifat seperti kulit balon yang elastis.(DK)